Industri Gresik Tumbuh Pesat, Menko PM Dorong Lulusan SMK Pesantren Terserap Dunia Kerja
Pemerintah Kabupaten Gresik memperkuat keterhubungan pendidikan vokasi, khususnya SMK berbasis pesantren, dengan kebutuhan industri. Langkah ini bertujuan membangun ekosistem sosial ekonomi pesantren dan meningkatkan kualitas SDM agar masyarakat lokal ikut menikmati pertumbuhan ekonomi. Menko PM A. Muhaimin Iskandar menekankan pertumbuhan industri harus sejalan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar, dan pesantren dapat menjadi pusat pemberdayaan yang menghubungkan pendidikan, dunia kerja, UMKM, dan akses ekonomi.
Program link and match antara 35 SMK berbasis pesantren (dari total 62 SMK di Gresik) dengan dunia industri diarahkan untuk menyesuaikan kompetensi lulusan, memperkuat sertifikasi, dan membuka akses penempatan kerja. Cak Imin menyebut Gresik memiliki modal sosial besar dengan 211 pesantren dan sekitar 10.857 santri yang potensinya perlu dihubungkan dengan kekuatan industri.
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menjelaskan penguatan dilakukan melalui Tim Vokasi Daerah dan kerja sama dengan Kadin, menyasar peningkatan keterampilan teknis, penguasaan bahasa asing, dan talenta lulusan SMK. Pemkab menyiapkan dukungan anggaran melalui Disnaker untuk meningkatkan kapasitas tenaga kerja lokal, memastikan investasi yang masuk turut membuka akses pekerjaan dan peluang ekonomi bagi masyarakat.
https://kabarbaik.co/industri-