Menemukan Kedamaian Setelah Melepas Mimpi Pernikahan
Assalamu alaikum, saudara-saudariku yang kusayangi. Aku seorang ikhwan yang sudah bisa menerima bahwa menikah mungkin bukan bagian dari takdirku. Hidupku cukup tenang-bekerja sekitar 50 jam seminggu sebagai ahli kimia, nge-gym enam kali seminggu buat kesehatan, dan berusaha sekuat tenaga menjaga shalat di sela-sela hari yang sibuk. Keluargaku kecil, dan aku berada di komunitas yang erat. Beberapa waktu lalu, aku serius dengan calon pasangan, tapi keluarganya nggak terbuka sama orang yang bukan Arab, jadi ya berantakan. Sejak itu, aku udah coba aplikasi-aplikasi nikah, tapi malah bikin makin frustrasi dan makin kurang harapan, jujur aja. Aku tahu kita semua punya fitrah ingin punya pendamping. Tapi setiap kali aku tenggelam dalam kerjaan, agama, dan kebugaran, aku masih suka kepikiran, “Apa gunanya sih?” dan lalu pikiran buat berumah tangga muncul lagi. Tapi mengingat kondisiku dan tempat tinggalku, peluangnya rasanya kecil banget. Ada nggak ya yang pernah ngalamin ini dan bisa… bener-bener ngelepasin? Aku tahu mungkin kedengarannya aneh, tapi aku pengen bagian hati dan pikiranku itu bisa tenang sendiri dan ninggalin aku dalam damai. Ada saran buat ngisi kekosongan itu? Jazakum Allahu khairan.