Gubernur Pramono Apresiasi Warga Pondok Kelapa yang Sukses Kelola Sampah Organik Lewat 150 Titik Biopori Jumbo
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan apresiasi kepada warga RW 014 Pondok Kelapa, Jakarta Timur, yang berhasil mengembangkan sistem pengelolaan sampah organik melalui metode Biopori Jumbo. Apresiasi disampaikan saat peninjauan langsung terhadap pengelolaan sampah berbasis komunitas di kawasan tersebut.
Pramono menyebut langkah warga sebagai bukti solusi lingkungan dapat dimulai dari tingkat komunitas. Program ini selaras dengan upaya Pemprov DKI menciptakan sistem pengelolaan sampah berkelanjutan dan mendukung target pengurangan timbulan sampah. Gerakan pemilahan dan pengolahan sampah warga telah berjalan sebelum terbitnya Instruksi Gubernur Nomor 5 Tahun 2026 tentang Gerakan Pemilahan dan Pengolahan Sampah dari Sumber.
Sebanyak 150 titik Biopori Jumbo telah disiapkan, melayani sekitar 300 rumah. Sampah organik rumah tangga dimasukkan ke lubang biopori untuk diproses alami menjadi kompos, sehingga tidak seluruhnya harus diangkut ke fasilitas pengolahan akhir. Hal ini turut menekan beban pengangkutan dan penanganan sampah di tingkat kota.
Pramono menilai pendekatan ini sebagai solusi efektif menghadapi persoalan sampah yang terus meningkat di Jakarta. Keberhasilan warga RW 014 menjadi contoh nyata peran aktif masyarakat dalam mengurangi volume sampah sejak dari rumah tangga.
https://www.urbanjabar.com/new