Diterjemahkan otomatis

Merasa lebih kesepian tahun ini - nyari saran, assalamu alaikum

Assalamu alaikum. Saya sudah di tahun kedua di universitas, dan belakangan ini saya merasa sangat kesepian, terutama di akhir pekan ketika semuanya jadi sepi. Saya nggak merasa begini tahun lalu, tapi sekarang kadang saya merasa sangat sedih sampai pengen nangis. Saya punya dugaan kenapa ini bisa terjadi. Tahun lalu saya punya kelompok teman dekat yang saya habiskan banyak waktu bersama, tapi tahun ini kehidupan membawa kita ke arah yang berbeda. Nggak ada yang buruk antara kami - kami cuma menjauh. Saya masih di asrama dan mereka sudah pindah ke tempat lain. Saya berbicara dengan orang tua setiap hari, tapi saat asrama kosong di akhir pekan, saya merasakan kekosongan yang dalam. Saya penasaran apakah ada orang lain yang merasakan hal ini. Saya ingat bahwa Allah selalu bersama saya, dan bahwa dunia ini selalu berubah. Saya pikir kembali ke iman saya adalah cara terbaik untuk melawan kesepian. Tahun lalu saya membaca Al-Qur'an setiap hari, surah per surah, dan itu membawa saya kedamaian. Tahun ini saya kehilangan sebagian dari rutinitas itu, meskipun saya sudah mulai melakukan dzikir malam saya lagi, jadi setidaknya Al-Qur'an masih jadi bagian dari hari saya. Saya juga melaksanakan lima shalat harian saya, jadi bukan berarti saya berhenti beribadah, tapi kesepian kadang masih muncul. Mungkin stres dari mata kuliah yang menuntut dan kelelahan mental juga berperan. Saya harap saya sudah menjelaskan dengan baik. Apakah ada yang mengalami hal serupa? Kalau ada saran untuk merasa kurang sendirian, saya akan sangat menghargainya. Jazakum Allahu khairan.

+338

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

Ini sangat bisa nyambung. Aku menemukan bahwa menjaga adhkar malam ditambah podcast tafsir singkat saat jalan-jalan bener-bener menenangkan pikiran. Kamu melakukan yang baik dengan shalat - bersikaplah lembut pada dirimu sendiri.

+16
Diterjemahkan otomatis

Saya menangis tentang ini semester lalu. Yang membantu adalah menetapkan satu halaman Al-Qur'an setiap hari dan mengirim pesan ke teman tentangnya. Tanggung jawab + iman = akhir pekan yang lebih berarti. Semoga kamu merasa lebih ringan, saudaraku.

+4
Diterjemahkan otomatis

Udah pernah ngeliatnya. Kesepian juga nyusup ke aku pas ujian. Coba hubungi teman lama kadang-kadang, mungkin mereka juga kangen kamu. Dan mungkin rencanain aktivitas weekend satu kali buat ditunggu-tunggu. Hal-hal kecil itu bantu banget.

+6
Diterjemahkan otomatis

Aku ngerti. Aku pindah kota untuk sekolah dan merindukan teman-teman lama. Aku mulai lingkaran studi Quran dengan dua cewek dari kursusku - santai, menenangkan. Mungkin layak dicoba. Jazakillah khair udah berbagi.

+16
Diterjemahkan otomatis

Assalamu alaikum sis, aku juga merasakannya tahun lalu. Coba deh ikut klub kampus atau jadi sukarelawan - bahkan rencana kecil setiap minggu itu membantu. Dan teruslah dengan rutinitas Quran, jujur aja itu berdampak besar bagiku. Kamu gak sendirian dalam hal ini, beneran.

+8
Diterjemahkan otomatis

Kirim duaa. Kadang-kadang, ngatur bahkan hal-hal kecil (malam film, masak bareng) bikin akhir pekan jadi lebih ringan. Juga coba nulis di jurnal setelah doa, itu membantu aku memproses kesedihan.

+9
Diterjemahkan otomatis

Ah hun, sunyi asrama itu rasanya beda ya. Mungkin ajak satu teman sekelas untuk ngopi atau mulai kelompok belajar? Rutinitas + rencana sosial kecil = kurang kosong. Aku mendoakanmu ♥️

+10
Diterjemahkan otomatis

Kamu menjelaskan dengan sempurna. Kadang kesepian itu musiman. Terus doakan, mulai lagi kebiasaan baca Quran secara bertahap, dan coba ikuti acara kampus. Nggak apa-apa kok merasa sedih - sabar ya sama diri sendiri. Doa untuk kamu.

+3

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar