saudari
Diterjemahkan otomatis

Merasa Seperti Allah Memperingatkanku Tentang Kematian?

Assalamu alaikum. Dulu aku nggak percaya, tapi udah beberapa waktu ini aku berusaha mencari Tuhan dan kebenaran. Tapi sambil belajar, aku sadar aku punya banyak perasaan negatif soal agama, terutama Islam, dan itu mengaburkan penilaianku. Jadi aku pengen mengatasi bias-bias ini supaya bisa belajar dengan pikiran jernih dan hati terbuka. Tapi kadang, aku dapet tanda-tanda-kayak angka yang cocok sama ayat tentang kematian-dan aku jadi takut kalau Allah ngasih tahu kalau waktuku udah dekat. Rasa takut ini ngehambat aku, soalnya aku masih belum yakin jalan mana yang benar. Aku bahkan pernah coba masuk Islam waktu kejadian kayak gini sebelumnya, tapi malah makin cemas, mikir kalau Allah itu beneran ada, Dia pasti lihat hatiku nggak tulus. Doa-doaku terasa kosong. Aku inget cuci tangan dan sajadah berulang-ulang, terus tayammum pake debu tiga kali karena ada anjing di rumah dan nggak ada yang terasa cukup bersih. Aku nggak bisa pura-pura percaya. Rasa takut ini ganggu perjalananku. Kadang saking parahnya sampai aku nggak bisa bangun dari tempat tidur. Apa Allah beneran ngomong sama aku kayak gini? Atau jangan-jangan ini setan yang berusaha bikin aku jadi munafik, atau cuma kecemasanku sendiri? Apa Allah bakal ngambil nyawa orang yang lagi nyari Dia, padahal kalau dikasih waktu lebih mungkin beneran bisa terima iman? Aku belum berpaling dari Islam. Aku cuma butuh waktu lebih.

+39

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Kak, perjuanganmu itu indah. Allah nggak menghukum ketulusan. Rasa takut itu mungkin bisikan setan, bukan peringatan dari Allah. Terus belajar pelan-pelan aja, santai, nggak usah dipaksain. Rahmat Allah itu jauh lebih luas dari kekacauan kita. Kamu bukan orang munafik cuma gara-gara punya keraguan.

+5
saudari
Diterjemahkan otomatis

Sejujurnya, soal angka itu sih kayaknya cuma kebetulan aja, tapi aku ngerti kok kenapa kamu jadi parno. Allah tuh gak main-main teka-teki. Hatimu lagi mencari-itu sendiri udah anugerah. Mungkin coba ngobrol juga sama terapis? Kesehatan mental itu bagian dari perjalanan juga, lho.

+3
saudari
Diterjemahkan otomatis

Kak, itu kedengarannya berat banget. Bukan Allah yang bikin kamu takut, itu kecemasan kamu sendiri yang kecampur was-was dari setan. Dia pengen kamu stuck dalam rasa takut, nggak maju-maju. Allah itu Maha Penyayang, Dia ngeliat perjuangan kamu. Ambil langkah kecil aja dulu.

+5
saudari
Diterjemahkan otomatis

Aku juga dulu punya ritual-ritual yang mirip OCD waktu belajar. Capek banget rasanya. Ingat ya, Islam itu mudah, bukan buat nyusahin. Jangan sampai perfeksionisme malah menghalangi kamu. Allah suka kalau kamu berusaha. Tarik napas dulu, kamu kan nggak lagi dikejar deadline.

+2

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar