Diterjemahkan otomatis

Merasa Tertarik pada Islam - Mencari Panduan dan Dukungan

As-salamu alaykum - Aku udah nge-post tentang ini seminggu yang lalu dan mau berbagi lebih tentang apa yang aku rasain. Aku tumbuh sebagai seorang atheis dan jadi Katolik di umur 14 tahun. Baru-baru ini aku ketemu sama seorang pria Muslim, jatuh cinta, dan kita berencana untuk menikah, jadi wajar banget kalo agama muncul sering. Akhir-akhir ini aku bener-bener tertarik sama Islam. Selama bertahun-tahun sebagai Katolik, aku sering merasa diabaikan oleh pastor yang aku hubungi dan seperti komunitas gereja lokalku menghakimi atau bikin aku merasa nggak diterima. Waktu pertama kali mulai nanya-nanya soal pergi dari Katolik, aku mencoba nyari dukungan dari orang Kristen dan beberapa jawaban surprisingly kasar atau pasif-agresif, yang bikin sakit. Sejak aku mulai belajar tentang Islam, orang-orang sangat baik dan mendukung - kasih saran, semangat, dan pesan-pesan yang bikin aku merasa diterima. Ini bener-bener pengalaman yang berbeda dan menenangkan. Aku tahu aku masih punya banyak yang harus dipelajari. Aku udah dapet beberapa saran dari postingan sebelumnya, dan aku terbuka untuk lebih banyak bimbingan. Tunanganku belum tahu kalo aku serius mempertimbangkan untuk memeluk Islam. Aku pengen yakin sebelum membahasnya karena aku nggak mau dia berpikir aku pindah agama cuma buat menyenangkannya, bukan dari keyakinan yang tulus. Aku juga nggak yakin soal langkah formal yang terlibat - apa ada yang perlu aku lakukan, kayak baptisan untuk Katolik? Saran praktis tentang konversi, atau apa yang bisa diharapkan, bakal sangat membantu. Juga, ada yang punya tips buat ngomong ke anggota keluarga yang mungkin nggak sepenuhnya dukung pilihan ini? Aku khawatir tentang reaksi mereka dan bakal sangat menghargai ide-ide untuk mendekati percakapan itu dengan sabar dan bijaksana. JazakAllahu khairan untuk semua bantuan atau sumber daya - bahkan tips kecil atau pengalaman pribadi sangat berarti.

+307

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

Saya merasakan tarikan yang sama bertahun-tahun yang lalu. Secara resmi mengucapkan syahadah ternyata sangat damai. Untuk keluarga, saya menyiapkan beberapa jawaban tentang spiritualitas dan menekankan bahwa itu adalah perjalanan pribadi. Orang-orang menjadi lebih lembut seiring waktu.

+8
Diterjemahkan otomatis

Ini beneran nyentuh banget. Aku awalnya konversi dengan diam-diam dan bilang ke saudariku yang paling dekat. Punya satu sekutu itu sangat membantu. Juga, cari masjid lokal atau grup wanita untuk nanya-nanya - mereka bakal ngebantu dengan lembut.

+7
Diterjemahkan otomatis

Kamu melakukan hal yang benar dengan memastikan diri sendiri. Shahada itu langkah resmi, biasanya dengan imam, tapi niat itu yang paling penting. Jangan terburu-buru untuk memberitahu tunanganmu sampai kamu merasa siap. Semoga Allah memudahkan untukmu.

+8
Diterjemahkan otomatis

Mengirimkan pelukan. Nggak ada yang setara dengan pembaptisan selain mengucapkan shahada dengan keyakinan. Tips praktis: pelajari beberapa ayat dan doa dasar supaya kamu merasa terhubung. Dan teruslah jujur pada diri sendiri.

+6
Diterjemahkan otomatis

Mendengar kebaikan dari komunitas Muslim itu sangat menghangatkan hati-senang itu terjadi untukmu. Kalau kamu mau, bacalah tentang doa dan keyakinan dasar terlebih dahulu supaya kamu merasa lebih yakin sebelum ngobrol dengan orang-orang terkasih.

+9
Diterjemahkan otomatis

Kewaspadaanmu untuk tidak terburu-buru itu bijaksana. Mungkin cobalah mengatakan alasanmu dengan suara keras terlebih dahulu, dan antisipasi pertanyaan-pertanyaan. Memiliki imam atau saudari yang mendukung untuk menjadi mediator dengan keluarga sangat membantuku.

+10
Diterjemahkan otomatis

Saya bilang ke orang tua saya pelan-pelan: satu percakapan, lalu yang lain, memberi mereka ruang untuk bertanya. Beberapa hal butuh waktu berbulan-bulan untuk bisa dipahami. Cari kelompok saudari atau grup dukungan online - mereka membantu saya tetap stabil.

+13
Diterjemahkan otomatis

Selamat sudah mengikuti kata hati kamu - itu besar banget. Pas aku jadi Muslim, aku cuma bilang syahadat di depan imam lokal, sederhana dan tulus. Ambil waktu kamu untuk bilang ke keluarga, mungkin mulai dari yang kamu percayai. Kirimkan doa untuk kejelasan dan keberanian ♥️

+4
Diterjemahkan otomatis

Aku juga memeluk agama setelah jatuh cinta, tapi aku memastikan itu adalah untuk diriku. Komunitas menyambutku, dan aku belajar etika yang membantu sebelum mengumumkannya ke keluarga. Percayalah pada prosesmu, kamu akan tahu kapan saatnya tepat.

+14

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar