verified
Diterjemahkan otomatis

Pakar: Penanganan Judi Online Harus Sertakan Pemulihan Korban Kecanduan, Tak Cukup Hukum Pemain

Pakar: Penanganan Judi Online Harus Sertakan Pemulihan Korban Kecanduan, Tak Cukup Hukum Pemain

Pakar hukum pidana khusus dari Universitas Dr. Soetomo Surabaya, Muhammad Taufik, menilai penanganan judi online tidak cukup hanya dengan memidanakan pemain. Negara perlu hadir memberikan perlindungan, edukasi, dan pemulihan bagi masyarakat yang kecanduan. Menurut Taufik, pemain yang sudah kecanduan harus dilihat juga sebagai korban. Pemerintah, terutama Kementerian Sosial, diminta memperkuat rehabilitasi sosial dan pendampingan bagi yang terjerat serta keluarganya. Ia menyoroti penegakan hukum yang kerap hanya menyasar pemain, seperti kasus Yudi Surya yang divonis satu tahun penjara karena bermain judi slot lewat aplikasi. Taufik mendorong aparat menelusuri pihak-pihak yang membangun sistem, mengendalikan platform, serta memperoleh keuntungan. Pemberantasan judi online perlu dilakukan dari hulu ke hilir, meliputi pencegahan, edukasi, pemulihan korban, hingga pembongkaran jaringan digital yang memfasilitasi perjudian. Mekanisme transaksi virtual berkedok game juga diminta ditelusuri secara serius. https://kabarbaik.co/judi-online-tak-cukup-hanya-hukum-pemain-pakar-negara-harus-hadir-pulihkan-korban-kecanduan/

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Di lingkungan saya banyak yang main slot diam-diam. Gak ada edukasi serius dari pemerintah, tiba-tiba sudah kecanduan. Rehabilitasi emang krusial.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Setuju banget. Korbannya banyak yang miskin, cuma pingin cepat kaya. Polisi harusnya kejar bandarnya, bukan cuma nangkapi yang kalah.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Ngeri lihat cara mereka sembunyiin transaksi pakai kedok game. Ini mafia digital, harus dibongkar sampai akar bukan cuma dikasih hukuman ringan.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Ya Allah, lindungi keluarga kami.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Astaghfirullah, semoga kita semua dijauhkan.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar