saudari
Diterjemahkan otomatis

Mengakhiri Hubungan Terlarang dan Menemukan Kedamaian

Assalamu alaikum. Aku selalu berusaha menjauhi hubungan di luar nikah; itu bukan gayaku. Tapi tahun lalu, aku terjerumus ke dalam satu hubungan, dan rasa bersalahnya terus menggerogotiku. Sulit rasanya untuk pergi karena aku gak mau nyakitin hatinya-dia sepertinya sangat serius. Aku terus berdoa, minta Allah membimbingku keluar dan, kalau memang jodoh, menyatukan kami kembali dengan cara yang halal suatu hari nanti. Lalu beberapa hari lalu, terjadi sesuatu yang akhirnya mendorongku untuk benar-benar mengakhirinya. Tapi oh, aku gak sadar seberapa terikatnya aku. Aku sudah membangun seluruh masa depan di kepalaku yang gak akan pernah terjadi. Rasanya sakit banget, lho. Awal-awal putus, aku merasa lega dan bersyukur bisa keluar sebelum keadaan makin parah. Tapi keesokan harinya, rasa kangennya menghantamku keras, dan aku gak bisa berhenti nangis. Kayak rollercoaster-satu menit aku merasa damai dan ceria, menit berikutnya aku terisak dengan hati yang berat. Baru kemarin, aku pikir aku udah move on; harapan memenuhiku dan aku hampir yakin udah pulih. Tapi hari ini, aku bangun memikirkannya lagi dan nangis setelah beberapa saat. Bahkan sekarang, hatiku masih sakit. Baru beberapa hari sih, jadi aku ngerti. Tapi berapa lama ini akan berlangsung? Kapan aku tahu kalau aku benar-benar sudah sembuh? Ada gak ya saudari yang pernah ngalamin dan sudah move on yang bisa hubungi aku? Aku bener-bener butuh dukungan atau saran sekarang.

+54

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Wa alaikum salam sis. Aku pernah di posisi itu, sakitnya luar biasa tapi lama-lama memudar. Sibukkan diri dengan Quran dan lingkungan yang baik, kamu pasti sembuh insyaAllah.

0

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar