Jangan Biarkan Orang Lain Membebani Jalan Taubatmu
Assalamu alaikum. Pernah nggak kamu perhatiin gimana beberapa orang bikin kamu ngerasa bersalah atas dosa yang udah kamu taubati dengan sungguh-sungguh ke Allah? Rasanya kayak mereka pikir nih, pengendalian diri mereka jadi kurang bernilai kalau kamu enggak dihukum. Mereka lupa kalo hak untuk menghakimi cuma milik Allah, dan perjalanan spiritual kita ya cuma antara kita sama Dia. Kadang-kadang, waktu seseorang liat orang lain bisa move on setelah minta ampun, itu bikin mereka nggak nyaman. Nggak selalu karena rasa keadilan, tapi karena itu ngeganggu banget konsep mereka soal usaha dan kesalehan. Kalau mereka selama ini berjuang diam-diam melawan sesuatu, kedamaian batin kamu mungkin keliatan kayak 'menurunkan nilai' perjuangan mereka di mata mereka. Jadi mereka coba narik kamu balik ke masa lalu kamu. Tapi itu bukan meminta pertanggungjawaban-itu cuma mereka memproyeksikan masalah mereka sendiri aja. Ada juga campuran kesombongan di sini. Beberapa orang mengikat seluruh identitas mereka jadi 'si orang saleh' atau 'yang punya tekad kuat.' Melihat rahmat dan ampunan Allah yang diberikan ke orang lain bisa terasa kayak mengotori identitas hitam-putih itu, jadi mereka malah makin kuat berpegang pada sifat suka menghakimi. Nah intinya tuh begini: pertumbuhan pribadi dalam agama sering keliatan salah atau menyinggung buat orang-orang yang terjebak dalam membanding-bandingkan diri sama orang lain. Tetap fokus aja pada rahmat Allah, bukan pendapat orang.