Jangan Idealiskan Pindah ke Negara Muslim
Assalamualaikum - ini cuma pandangan pribadi saya, bukan kebenaran universal. Saya nggak bilang semua Muslim kayak gini, tapi saya udah lihat ada tren yang layak dibahas. Banyak dari kita di Barat yang menganggap pindah ke negara mayoritas Muslim itu sesuatu yang istimewa, mengira itu otomatis bakal nambah iman kita atau bikin kita lebih rajin beribadah. Dari pengalaman saya, itu nggak selalu bener. Sering saya lihat Muslim yang tinggal di Barat lebih komitmen sama agama mereka karena mereka jadi minoritas dan berusaha buat belajar dan praktik. Sementara itu, beberapa orang yang dibesarkan di tempat tempatan mayoritas Muslim lebih mengikuti kebiasaan budaya dibanding pengetahuan agama yang sebenarnya. Saya pernah ketemu anak-anak di Timur Tengah yang tahu sedikit tentang Islam, dan saya juga udah lihat anak-anak di sini yang bisa melafalkan Al-Qur'an dengan tajwid yang benar, mashallah. Mungkin saya sedikit bias, tapi komunitas Muslim di Amerika Utara sering punya program yang keren buat anak-anak dan orang dewasa di masjid dan pusat Islam lokal yang mungkin nggak selalu ada di tempat lain. Jadi, jika kamu berpikir buat pindah ke negara Muslim demi keluarga, pikirin dengan realistis. Lakukan riset. Cari pendidikan Islam yang bagus dan dukungan komunitas. Pindah nggak menjamin iman jadi lebih kuat - kadang tinggal di Barat malah bikin orang lebih dekat sama Allah. Pada akhirnya, anak-anak jadi Muslim yang kuat berdasarkan apa yang mereka pelajari dan lihat di rumah, bukan cuma apa yang ditawarkan sekolah atau masjid. Nggak ada jawaban yang cocok untuk semua orang. Allah tahu yang terbaik.