Diterjemahkan otomatis

Apakah iman dan doaku masih berarti meski aku merasa jauh?

Salam semuanya, aku dari Uzbekistan. Aku selalu dan akan tetap jadi Muslim, tapi baru-baru ini aku sadar kalau mungkin aku gak serius banget nanggepin imanku-cuma, aku gak ngerasain koneksi yang kuat sama Allah yang seharusnya ada. Aku tahu kalau kepercayaan sejati harus datang dari hati, mengakui Allah sebagai Pencipta kita, tapi sejujurnya, aku gak ngerasain itu di dalam diriku. Menurut kalian gimana?

+49

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

Bro, bahkan para nabi juga pernah merasa ragu. Jangan terlalu keras sama diri sendiri. Tetap berdoa, perasaan itu akan kembali insya Allah.

+2
Diterjemahkan otomatis

Ini adalah bisikan shaytan. Lawanlah dengan dzikir dan ketekunan. Kita semua pernah mengalami hal itu.

+3
Diterjemahkan otomatis

Cuylah, gue juga. Yang penting jangan berhenti salat lo. Koneksinya nggak selalu soal perasaan, kadang itu soal disiplin.

+1
Diterjemahkan otomatis

Sangat normal. Iman saya pun juga naik turun. Tetap berusaha, Allah melihat jerih payahnya.

0

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar