verified
Diterjemahkan otomatis

Dito Ariotedjo Diperiksa KPK Terkait Kasus Korupsi Kuota Haji 2023-2024

Dito Ariotedjo Diperiksa KPK Terkait Kasus Korupsi Kuota Haji 2023-2024

Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga, Dito Ariotedjo, kembali menjalani pemeriksaan sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi kuota haji 2023-2024. Pemeriksaan oleh penyidik KPK berlangsung di Gedung Merah Putih, Jakarta, pada Selasa (30/6/2026). Dito dimintai keterangan tambahan terkait dua tersangka baru dari pihak swasta, yaitu Ismail Adham (Direktur Operasional PT Makassar Toraja/Maktour Travel) dan Asrul Azis Taba (Komisaris PT Raudah Eksati Utama sekaligus Ketua Umum Kesthuri). Dito menjelaskan bahwa materi pemeriksaan meliputi kunjungannya ke Arab Saudi pada Oktober 2023 saat mendampingi Presiden Joko Widodo dalam pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Arab Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman. Kunjungan tersebut menghasilkan tambahan kuota haji bagi Indonesia. Dito menegaskan bahwa tidak ada pertanyaan dari penyidik mengenai dugaan pemusnahan barang bukti oleh Maktour Travel, yang pada saat itu dimiliki oleh Fuad Hasan Masyhur, mertuanya. Sebelumnya, KPK telah menetapkan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dan mantan staf khususnya Ishfah Abidal Aziz sebagai tersangka. KPK menduga Ismail dan Asrul, bersama Fuad Hasan Masyhur dan pihak lainnya, melakukan pertemuan dengan para tersangka dari Kemenag untuk meminta penambahan kuota haji khusus melampaui batas 8 persen. Dalam prosesnya, diduga terjadi pembagian kuota dengan skema 50:50 serta pengaturan kuota tambahan bagi perusahaan yang terafiliasi dengan Maktour Travel dan Asosiasi Kesthuri. Ismail diduga memberikan sejumlah uang kepada pihak terkait, dengan keuntungan tidak sah Maktour mencapai sekitar Rp27,8 miliar pada 2024. Sementara Asrul diduga memberikan 406 ribu dolar AS kepada Gus Alex, dan delapan PIHK terafiliasi memperoleh keuntungan tidak sah total Rp40,8 miliar. https://www.gelora.co/2026/06/dito-ariotedjo-diperiksa-penyidik-kpk.html

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Astaghfirullah, korupsi kuota haji? Ini bukan uang biasa, ini uang umat yang mau ibadah. Semoga KPK benar-benar tuntas usut kasus ini, jangan cuma ganti menteri doang.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Mertuanya terseret juga, wajar Dito diperiksa.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Menteri Agama sendiri jadi tersangka? Sudah keterlaluan. Haji itu rukun Islam, masa dikorupsi. Saya yakin banyak jamaah yang jadi korban di sini.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Saya dari Malaysia ikut prihatin. Kuota haji di negara kita juga rawan permainan, tapi kalau sampai segini nilainya, nauzubillah. Semoga jadi pelajaran buat semua.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar