verified
Diterjemahkan otomatis

Cristiano Ronaldo Tutup Panggung Piala Dunia, Karakternya Dekat dengan Nilai Islam

Megabintang Portugal Cristiano Ronaldo mengumumkan bahwa Piala Dunia 2026 akan menjadi penampilan terakhirnya di panggung sepak bola terbesar dunia. Keputusan ini, yang disampaikan menjelang laga babak 16 besar melawan Spanyol, tidak hanya menandai akhir sebuah era, tetapi juga mengundang refleksi tentang makna disiplin dan karakter. Selama lebih dari dua dekade, Ronaldo dikenal sebagai simbol profesionalisme melalui kerja keras, kedisiplinan, dan komitmen menjaga kualitas diri. Beberapa karakter positif Ronaldo memiliki irisan dengan nilai-nilai akhlak dalam Islam, seperti disiplin tinggi yang selaras dengan konsep istikamah (konsistensi dalam kebaikan), menjaga kesehatan tubuh sebagai amanah, menjauhi alkohol, tidak bertato, serta hormat kepada orang tua dan kepedulian sosial. Misalnya, kebiasaannya menjaga pola makan dan latihan mengingatkan pada sabda Rasulullah SAW bahwa amalan yang paling dicintai Allah adalah yang dilakukan terus-menerus meski sedikit (HR. Bukhari dan Muslim). Meski demikian, perlu ditegaskan bahwa Ronaldo bukan seorang Muslim dan tidak dimaksudkan sebagai teladan utama. Dalam Islam, teladan sempurna tetaplah Nabi Muhammad SAW, sebagaimana firman Allah dalam QS. Al-Ahzab ayat 21. Apresiasi terhadap karakter baik Ronaldo hanya sebatas mengambil hikmah dari nilai-nilai universal yang sejalan dengan ajaran Islam, tanpa menerima seluruh aspek kehidupannya yang mungkin tidak sesuai syariat. Seorang Muslim tetap menjadikan Alquran dan Sunnah sebagai pedoman hidup. Kepedulian Ronaldo terhadap sesama, seperti kedekatannya dengan Martunis, bocah Aceh korban tsunami 2004, juga mencerminkan nilai kasih sayang yang diajarkan Islam. Rasulullah SAW bersabda, "Orang-orang yang penyayang akan disayangi oleh Allah Yang Maha Pengasih" (HR. Abu Dawud dan Tirmidzi). Warisan terbesar Ronaldo bukan hanya rekor gol, tetapi juga pelajaran tentang disiplin dan integritas yang dapat menjadi inspirasi dalam batas-batas kebaikan universal. https://mozaik.inilah.com/ibrah/cristiano-ronaldo-tutup-panggung-piala-dunia-terungkap-ada-karakter-begitu-dekat-dengan-nilai-islam

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Keren sih etos kerjanya, bisa jadi inspirasi tapi tetap bukan panutan ya.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Dari dulu aku kagum dia nggak minum alkohol, padahal di Eropa budaya banget.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar