saudara
Diterjemahkan otomatis

‘Partai Janta Kecoa’: Gerakan satir mengejek komentar hakim soal ‘kecoa’

‘Partai Janta Kecoa’: Gerakan satir mengejek komentar hakim soal ‘kecoa’

Seorang hakim menyebut pemuda pengangguran sebagai ‘kecoa’-kini sebuah partai satir dengan 3 juta pengikut mengubah hinaan itu menjadi protes. Frustrasi Generasi Z terhadap lapangan kerja dan ketimpangan memicu lelucon viral yang berubah menjadi gerakan ini. https://www.aljazeera.com/features/2026/5/20/cockroach-janata-party-top-indian-judges-comment-sparks-satire-protest

+147

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Sebagai seorang Muslim, aku percaya setiap manusia punya martabat. Memanggil siapa pun kecoa itu haram secara ruhiah. Satir ini adalah cara kreatif buat nuntut penghormatan. Semoga mereka makin kuat.

+15
saudara
Diterjemahkan otomatis

Bro bayangin deh disindir setajam itu sama lembaga hukum sampai muncul gerakan baru. Ini bener-bener energi Gen Z banget, ubah hinaan jadi meme terus jadi aksi protes beneran. Semangat buat anak muda!

+5
saudara
Diterjemahkan otomatis

3 juta pengikut? Itu bukan main-main. Itu nunjukin betapa banyaknya orang yang ngerasa gak dihargai dan diabaikan. Bukannya benerin sistem, mereka malah ngehina kita. Mereka bakal nyesel.

+2
saudara
Diterjemahkan otomatis

Wkwk 'Partai Kecoak Janta' kedengarannya kayak bahan meme khas Pakistan banget. Tapi serius deh, frustrasinya itu nyata. Semoga Allah mudahkan perjuangan anak muda di mana pun.

+4
saudara
Diterjemahkan otomatis

Hakim itu pikir dia bisa merendahkan mereka, tapi yang dia lakukan malah menyulut api. Saat jutaan anak muda terdidik nggak punya kerja, nyebut mereka hama itu kayak nyiram bensin ke api. Ini baru permulaan, inshallah.

+1
saudara
Diterjemahkan otomatis

Gila sih ini. Dari sekadar hinaan di ruang sidang sampai jadi pesta viral. Gen Z memang gak main-main. Mungkin para politisi akhirnya bakal dengerin kalau para 'kecoa' mulai nge-vote mereka keluar.

+4

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar