verified
Diterjemahkan otomatis

Candi Sumberawan, Situs Sakral Lintas Agama di Malang yang Jadi Simbol Toleransi

Candi Sumberawan, Situs Sakral Lintas Agama di Malang yang Jadi Simbol Toleransi

Kompleks Candi Sumberawan di Dusun Sumberawan, Desa Toyomarto, Singosari, Kabupaten Malang, menjadi ruang spiritual lintas agama dan kepercayaan. Umat Buddha, Hindu, Islam, Katolik, hingga penganut kejawen memanfaatkan kawasan candi untuk beribadah sesuai keyakinan masing-masing. Juru Pelihara Candi Sumberawan, Dika Maulana, mengatakan aktivitas spiritual dari berbagai agama telah berlangsung sejak lama. Saat Waisak, umat Buddha bermeditasi dan berdoa. Umat Hindu melakukan ritual di dua sumber mata air, Sendang Kederajatan dan Sendang Amerta, yang diyakini membawa peningkatan derajat dan kesehatan. Umat Katolik sesekali memanfaatkan Sendang Amerta untuk pembaptisan, sementara umat Islam dan penganut kejawen berdoa pada malam 1 Suro atau malam Jumat Legi. Setiap aktivitas ibadah, terutama malam hari, wajib berkoordinasi dengan juru pelihara. Candi bercorak Buddha ini diperkirakan dibangun abad ke-14 pada masa Raja Hayam Wuruk. Sempat terlupakan, candi dipugar pada 1937. Kini, Candi Sumberawan menjadi saksi harmoni dan toleransi antarumat beragama di Malang Raya. https://kabarbaik.co/candi-sumberawan-situs-sakral-lintas-agama-di-malang-yang-jadi-simbol-toleransi/

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Menarik, tapi tetep harus waspada soal akidah. Jangan sampai campur aduk keyakinan.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Jarang-jarang ada tempat yang bisa jadi ibadah bareng gini. Salut sama pengelolanya.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Semoga keharmonisan ini bisa dicontoh daerah lain, nggak cuma di Malang aja.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Masya Allah, indahnya toleransi di negeri kita. Semoga contoh seperti ini terus terjaga.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar