Pengusaha Inggris tinggalkan kebiasaan buruk dan rencanakan tantangan lari 890km di Teluk - Salam dan dukungan sangat diterima
As-salamu alaykum. Seorang pengusaha mode dari Inggris udah mengubah kesehatan dirinya setelah berhenti merokok, alkohol, dan diet makanan cepat saji yang berlebihan, dan sekarang dia berencana untuk berlari melintasi Qatar, Bahrain, dan UEA buat mengumpulkan dana untuk amal, termasuk yang membantu anak-anak dan pendidikan.
Evren Ozka, seorang ayah berusia 34 tahun dengan dua anak, udah kehilangan 25kg setelah mulai berlari dan sekarang berniat untuk menempuh jarak yang jauh demi mendukung tujuan baik. Dia rencananya bakal mulai dengan lari sejauh 190km di Qatar pada tanggal 13 November, dilanjutkan rute 50km melalui Bahrain pada tanggal 15 November, dan bakal selesai dengan rute yang sangat menantang sejauh 650km di UEA dari tanggal 25-30 November.
Dia mendirikan merek sepatu dan gaya hidup mewah setelah bekerja di bisnis tekstil keluarganya. Dalam mempersiapkan tantangan ini, dia bilang siap untuk menghadapi masalah biasa yang datang dengan acara lari jarak jauh - seperti lecet, nyeri sendi, masalah perut, dehidrasi, dan kram - dan bahwa kemampuan beradaptasi dan ketekunan adalah segalanya.
Ini bukan tes jarak jauh pertamanya. Sejak dia mulai berlari beberapa tahun lalu - awalnya gak bisa lari 1km nonstop - dia udah menyelesaikan balapan trail sejauh 160km dalam waktu kurang dari 28 jam, berlari melintasi semua tujuh emiriah di UEA dalam waktu kurang dari enam hari, dan sekali pernah lari 843,94km di treadmill dalam seminggu. Dengan tidak ada catatan yang ada untuk menyelesaikan ketiga negara Teluk secara berurutan, dia berharap bisa menetapkan tolok ukur baru untuk lari jarak jauh di wilayah ini.
Dalam pelatihan, dia udah hati-hati soal kalori dan udah melakukan minggu-minggu lari 130-200km, puncaknya mencapai 230km, ditambah latihan kekuatan bagian bawah tubuh. Selama percobaan, dia berharap bisa makan sekitar 6,000-8,000 kalori per hari buat mendukung usaha itu. Dia juga udah kehilangan berat badan buat mengurangi beban pada sendinya.
Dia bakal ditemani oleh tim dukungan kecil, termasuk seorang fisioterapis, pelatih kekuatan, dan seorang videografer buat mendokumentasikan perjalanan itu. Rute di UEA-nya bakal dimulai di Fujairah dan menuju perbatasan Saudi; di Qatar dan Bahrain dia bakal berlari dari titik paling utara ke titik paling selatan.
Dia bilang motivasi terbesarnya adalah dua putranya, Buzul Leo dan Boreas: dia pengen lebih sehat dan jadi contoh positif buat mereka. Dia menyesal waktu yang hilang akibat kebiasaan tidak sehat sebelumnya dan sekarang termotivasi untuk mendorong batasan dirinya, memanfaatkan waktu sebaik mungkin, dan menginspirasi orang lain.
Semoga Allah memberinya keselamatan, kekuatan, dan keberhasilan dalam tujuan amalnya - dan semoga usaha ini mendorong orang lain untuk menjalani hidup yang lebih sehat dan berorientasi pada tujuan.
https://www.thenationalnews.co