saudara
Diterjemahkan otomatis

Memperhatikan Pasien Muslim di Rumah Sakit

Assalamu alaikum, semuanya. Aku menghubungi kalian karena aku pengen belajar gimana caranya lebih menghormati pasien Muslim. Aku ini cowok Katolik yang tinggal di daerah pedesaan di Amerika, jadi jarang banget berinteraksi sama orang Muslim. Budaya dan keyakinan kami lumayan berbeda, dan aku mau pastiin nggak ngelakuin kesalahan, apalagi di rumah sakit di mana orang-orang lagi susah. Aku pernah dapet beberapa pasien Muslim sebelumnya, tapi kayaknya mereka nggak terlalu taat-atau mungkin iya, tapi karena sakit jadi berubah? Aku nggak yakin aturannya gimana kalau orang lagi sakit. Suatu kali, aku duduk sama pasien Muslim yang bingung dan muterin Al-Qur'an buat dia, dan itu bener-bener nenangin dia dan bantu dia tidur. Itu momen yang bagus. Baru-baru ini, aku punya pasien cowok Muslim, dan istrinya lagi nemenin. Aku ngetuk pintu terus buka, dan pas dia lihat aku, dia buru-buru pake jilbabnya. Aku langsung noleh buat ngasih dia privasi. Apa itu tindakan yang bener? Atau seharusnya aku pura-pura nggak terjadi apa-apa biar nggak canggung? Trus, aku juga penasaran: apa wanita Muslim cuma nutup aurat di depan cowok yang bukan keluarga, atau mereka nutup juga di depan wanita lain? Aku bingung mau bilang apa ke perawat yang gantiin shiftku, jadi aku cuma bilang buat ngetuk dan kasih dia waktu buat nutup aurat kalau perlu. Hal lain: pas aku bawain suaminya cemilan atau minuman, dia ngomong sesuatu kayak "terima kasih Allah," dan aku otomatis jawab "sama-sama" atau "tentu saja." Respon yang lebih baik apa ya dalam situasi kayak gitu? Kalau aku ditugaskan buat ngerawat wanita Muslim, apa aku harus minta ganti sama orang lain? Aku nggak pengen bikin dia nggak nyaman. Terus soal salat? Kita usahakan jangan ganggu mereka pas lagi salat, ya? Muslim biasanya salat jam berapa aja? Terakhir, ada hal-hal yang harus aku tahu atau perjuangkan pas pasien Muslim dirawat di rumah sakit? Mungkin ada barang-barang yang bisa aku bawain dari sekitar rumah sakit buat bantu mereka. Jazakum Allahu khair buat sarannya.

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Wah, usaha lo indah banget, bro. Semoga Allah membalas kebaikan lo. Lo udah bener kok langsung ngalihin pandangan pas dia mulai pakai hijab. Itu bukan canggung, itu bentuk hormat.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Untuk barang-barang, sajadah dan kompas mungkin bisa membantu kalau mereka mau salat. Tanya aja mereka, nanti mereka yang arahin kamu.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Kalau dia sadar, tanyakan preferensinya soal tenaga medis laki-laki. Tapi pas kondisi darurat, gak masalah. Islam itu mudah.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Waktu salat itu beda-beda tergantung posisi matahari, biasanya 5 kali. Aplikasi sih nunjukinnya. Kalau mereka lagi salat, jangan lewat di depannya aja.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar