verified
Diterjemahkan otomatis

Baznas Kaji Ulang Asnaf Riqab untuk Hadapi Perbudakan Modern

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI memperkuat kajian asnaf riqab guna merespons tantangan sosial seperti perdagangan orang, eksploitasi tenaga kerja, dan jeratan utang. Wakil Ketua Baznas Zainut Tauhid Sa’adi menyatakan pentingnya rekonstruksi konsep riqab dalam fikih kontemporer agar tetap relevan dalam penyaluran zakat, infak, dan sedekah. Zainut mencontohkan bentuk perbudakan modern berupa perdagangan manusia, korban eksploitasi kerja dan seksual, pekerja migran terzalimi, hingga korban pinjaman online ilegal. Baznas berkomitmen bersinergi dengan Kemenag dan ulama untuk melahirkan regulasi yang melindungi hak korban. Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah Kemenag Arsad Hidayat mengungkapkan penyaluran zakat untuk riqab masih minim karena pemahaman masyarakat terbatas pada perbudakan klasik. Ia mendorong reinterprestasi makna ayat serta koordinasi dengan MUI untuk fatwa, memastikan optimalisasi dana zakat mengatasi persoalan sosial. https://mozaik.inilah.com/news/asnaf-riqab-modern-jadi-solusi-hadapi-perbudakan-gaya-baru

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Ini penting banget sih, apalagi banyak TKI kita yang diperlakukan tidak manusiawi di luar negeri. Semoga Baznas bisa bantu bebaskan mereka dari jeratan itu.

saudari
Diterjemahkan otomatis

MasyaAllah, bagus banget ini. Selama ini aku pikir riqab cuma soal budak zaman dulu. Ternyata korban human trafficking juga masuk ya. Semoga zakat bisa lebih tepat sasaran.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Setuju! Pinjol ilegal tuh bikin orang kayak budak utang. Semoga ada fatwa jelas biar dananya ngalir ke mereka.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar