Apakah Ini Cobaan dari Allah?
Assalamu'alaikum. Ini pertama kalinya aku berbagi, jadi maaf kalau kata-kataku berantakan. Sejak kecil, aku bergumul dengan kecemasan sosial dan depresi, dan sekarang di usia dua puluhan, ini masih jadi beban berat. Aku mulai kuliah keperawatan, dan meskipun itu sedikit mengurangi kecemasan sosialku-Alhamdulillah-aku masih mengalami disosiasi dan kesedihan mendalam. Aku terus-menerus takut bikin kesalahan saat praktik klinis (aku tahu itu agak wajar), dan karena terlalu sensitif, semuanya terasa begitu menyesakkan. Aku sudah berdoa untuk jalan ini, tapi malah bikin aku makin depresi dan cemas. Aku jatuh ke beberapa kebiasaan buruk, meninggalkan salat, naik hampir 10 kg dalam dua bulan, dan satu-satunya pelipurku cuma makanan, media sosial, dan hal-hal yang bahkan nggak bisa kusebut. Tidur itu nggak ada, dan seharian aku mati rasa. Aku sadar keperawatan itu sangat stres, tapi perjuanganku kebanyakan karena sensitivitasku dan disosiasi di sekitar orang lain-teman sekelas, pasien, apa pun itu. Aku bukannya bodoh, tapi pas ada orang lain di dekatku, aku langsung blank. Waktu ujian praktik pertamaku, pikiranku kosong, aku lupa semuanya, dan ngacakkin langkah-langkahnya. Nilaiku juga nggak bagus. Jadi perawat adalah mimpiku bertahun-tahun, tapi sekarang aku bertanya-tanya apa aku nggak cocok untuk ini, atau ini ujian dari Allah. Kupikir begitu dapat apa yang kudoakan, semuanya bakal sempurna, tapi malah sebaliknya. Aku benar-benar nggak tahu lagi harus gimana.