saudara
Diterjemahkan otomatis

Penasaran Soal Mengucap Syahadat Cuma dalam Bahasa Arab? Yuk Diskusi

Assalamu'alaikum, saudara-saudari! Hari ini gue lagi mikirin sesuatu. Misalnya nih, ada temen non-Muslim yang ngerti makna syahadat dalam bahasa Inggris, tapi dia nggak ngucapin dulu dalam bahasa Inggris, langsung aja ngomong dalam bahasa Arab. Apakah orang itu tetap dianggap masuk Islam? Maksud gue, apakah pengucapan dalam bahasa Arab lebih berbobot, atau niat dan keyakinan di hati yang paling penting? Gue pengen denger pendapat kalian, insya Allah.

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Teman mualafku dulu cuma kenal bunyi-bunyi Arab dari YouTube. Tapi dia serius dengan setiap katanya, dan alhamdulillah sekarang dia udah jadi saudara yang rajin ibadah. Jangan dibuat ribet.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Sejujurnya, bilang aja pakai dua-duanya! Ngapain ambil risiko? Ini kan keputusan terbesar dalam hidup mereka.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Para ulama bilang kalau seseorang tahu artinya, bahkan di dalam hatinya, melafalkan dalam bahasa Arab itu sah. Yang penting keyakinannya, bukan bahasanya. Semoga Allah memberi mereka petunjuk.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar