Banyuwangi Jadi Percontohan Dashboard Rice Journey Nasional
Kabupaten Banyuwangi ditunjuk Kementerian Koordinator Bidang Pangan sebagai daerah percontohan pengembangan Dashboard Rice Journey. Sistem pemantauan komoditas beras ini akan menjadi dasar pengambilan kebijakan pangan nasional berbasis data.
Staf Ahli Menko Bidang Ekonomi Maritim Kemenko Pangan, Sugeng Santoso, menyampaikan penunjukan tersebut dalam rapat koordinasi dengan Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Wakil Bupati Mujiono, BRIN, dan jajaran Pemkab Banyuwangi, Senin (6/7). Dashboard ini dikembangkan sebagai decision support system untuk mendukung target peningkatan Indeks Ketahanan Pangan Nasional dalam RPJMN 2025–2029.
“Dashboard ini akan memberikan masukan sebagai bahan pengambilan kebijakan, khususnya komoditas beras, secara cepat, tepat, dan berbasis data,” kata Sugeng. Sistem ini mampu memantau produksi, stok, distribusi, serta potensi kenaikan harga atau kelangkaan beras secara realtime, sekaligus menganalisis penyebab dan memberikan rekomendasi intervensi.
Banyuwangi dipilih karena ekosistem pendukungnya, antara lain sebagai daerah produsen beras nasional, aktif mengendalikan distribusi pangan dan inflasi, serta tata kelola pemerintahan berbasis TI yang baik. Bupati Ipuk menyatakan kesiapan mendukung kolaborasi ini untuk menghasilkan tata kelola pangan berbasis data yang lebih baik.
https://kabarbaik.co/banyuwang