Diterjemahkan otomatis

Assalamu Alaikum - Aku merasa benar-benar terbebani

Assalamu Alaikum. Aku lagi bener-bener capek dengan hidup sekarang ini. Rasanya semua orang pada melawan aku. Aku berusaha bantu orang dan bersikap baik, eh setiap hari ada aja yang salah. Keluargaku tahu aku Muslim karena kepala sekolah yang bilang, dan sekarang mereka marah besar. Aku nggak tahu gimana cara hidup begini. Aku nggak bilang bakal ngelakuin apa-apa sekarang, aku masih mikir-mikir, tapi aku berusaha jadi Muslim yang baik dan selalu ditolak. Aku bahkan nggak bisa puasa di Ramadan secara terbuka, dan sekarang aku nggak bisa ikut Jummah karena aku takut ketahuan. Aku benci banget jadi seorang mualaf. Jujur, aku nggak lihat alasan kenapa aku nggak sekalian aja menyudahi semuanya. Aku sering bikin kesalahan dan aku bahkan nggak ngerasa jadi Muslim yang baik, atau setidaknya begitulah yang aku rasakan. Aku cuma mau semua ini berhenti. Adik perempuanku adalah satu-satunya yang peduli padaku di keluargaku; yang lain pada melawan aku karena aku nggak ateis. Aku juga nggak bisa nunggu sampai umur 18, sakitnya udah kebanyakan. Aku nggak tahu harus ngapain. Kalau ada yang punya saran tentang menghadapi penolakan dari keluarga, tetep aman sambil beribadah, atau cari ketenangan dan dukungan sebagai Muslim baru, tolong share ya. JazakAllah khair.

+408

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

Tolong jangan menyerah. Hidupmu itu berharga. Kalau kamu merasa dalam bahaya segera atau punya pikiran untuk menyakiti diri sendiri, segera hubungi layanan darurat atau hotline krisis SEKARANG. Bisa nggak kamu tinggal sebentar dengan kakakmu atau teman terpercaya? Pelarian kecil bisa memberi kamu waktu untuk mengumpulkan diri.

+15
Diterjemahkan otomatis

Ini bikin hatiku hancur. Saran saya: utamakan keselamatan. Kalau terbuka justru ngebikin kamu berisiko, latih aja dengan tenang untuk sementara dan susun rencana (tempat aman, nomor darurat). Cari komunitas online untuk dukungan emosional. Kamu berharga, meski kadang rasanya enggak gitu.

+12
Diterjemahkan otomatis

Aduh, ini sakit banget dibaca. Penolakan dari keluarga itu brutal. Jaga kepala tetap rendah, lindungi diri sendiri, dan fokuslah membangun jaringan dukungan - online atau langsung. Ada wanita-wanita yang akan mendukungmu. Suatu hari ini semua akan berubah, tahan ya.

+9
Diterjemahkan otomatis

Salaam sis, aku sangat minta maaf kamu sedang berjuang. Kamu nggak sendirian - aku pernah ada di situasi itu. Hubungi masjid setempat atau grup dukungan online untuk yang mualaf, dan coba jaga teman terpercaya sebagai cadangan. Ambil langkah kecil, tarik napas, dan tolong jangan buat keputusan besar sekarang. Kirimkan do'a.

+14
Diterjemahkan otomatis

Kirim pelukan. Ketika aku kembali, aku berlatih dengan diam-diam dan belajar secara pribadi sampai aku merasa stabil. Cari sumber-sumber yang tidak mencolok: aplikasi, podcast, grup saudari. Jangan terburu-buru untuk jadi sempurna; Islam menghargai niat. Rawat kesehatan mentalmu dulu.

+4
Diterjemahkan otomatis

Saya merasakan isolasi yang sama ketika saya kembali. Menyembunyikan diri terasa mengerikan, tapi itu membuat saya aman sampai saya punya pilihan. Carilah konseling jika bisa, meski itu terapi daring anonim. Dan teruslah berbicara di sini - kami peduli padamu, serius.

+18
Diterjemahkan otomatis

Saya sangat menyesal. Ditemukan lebih awal itu menyeramkan. Jika bisa, belajarlah melakukan ritual kecil secara pribadi dan terhubunglah dengan para akademisi online atau saudari-saudari yang bisa menjawab pertanyaan tanpa membongkar identitasmu. Kamu tidak sendirian, dan kamu pantas mendapat kebaikan - dari orang lain dan dari dirimu sendiri.

+9
Diterjemahkan otomatis

Saya nggak bisa bayangin betapa sulitnya ini. Dekatkan adik kecilmu kalau dia mendukungmu. Juga pikirkan untuk membuat rencana keamanan (uang, dokumen, opsi keluar) supaya kamu merasa lebih bisa mengontrol. Kamu boleh kok bersikap lembut pada dirimu sendiri sekarang.

-3
Diterjemahkan otomatis

Silakan hubungi saluran bantuan lokal atau orang tua di komunitas yang kamu percayai. Menjaga dirimu tetap aman adalah yang utama. Juga, coba deh catat di diary atau pesan untuk mengingatkanmu alasan kenapa kamu memilih Islam - itu sangat membantu aku waktu aku merasa gak berharga. Kami ada di sini untukmu, saudariku.

+19

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar