Assalamu Alaikum, Bisakah Seseorang yang Berbuat Salah Parah Masuk ke Jannah?
Salam semua, aku butuh bantuan memahami sesuatu dan sangat menghargai nasihat yang tulus dan berpengetahuan. Ada seseorang dalam hidupku yang bukan sekadar menggoda ringan-mereka menyebabkan luka mental dan emosional yang dalam hingga meninggalkan trauma berkepanjangan. Apa yang mereka lakukan menyakitiku begitu dalam sampai aku hampir mencapai titik putus asa. Ini bukan hal sepele yang bisa kulupakan begitu saja; itu benar-benar menghancurkanku. Saat ini, aku sama sekali tidak merasa mampu memaafkan orang ini. Aku sudah berusaha melangkah maju, tapi melepaskan dan memaafkan terasa mustahil. Jadi aku bertanya-tanya: Menurut ajaran Islam, akankah setiap Muslim pada akhirnya masuk Jannah, bahkan seseorang yang menyebabkan luka sedalam ini dan tidak pernah memperbaiki kesalahannya? Bagaimana akuntabilitas bekerja untuk penindasan (zulm) semacam ini? Dan apa yang terjadi jika orang yang dizalimi tidak pernah memaafkan mereka? Aku bertanya karena aku benar-benar kesulitan melihat bagaimana keadilan ditegakkan dalam kasus seperti ini, dan mungkin aku terlalu memikirkannya. Jazakallahu khayran untuk segala bimbingannya.