verified
Diterjemahkan otomatis

Anwar Medika Corporate Gandeng MUI Jatim, Perluas Akses Rehabilitasi Narkoba dan Layanan Haji

Anwar Medika Corporate Gandeng MUI Jatim, Perluas Akses Rehabilitasi Narkoba dan Layanan Haji

Sidoarjo Anwar Medika Corporate resmi menjalin kerja sama dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur dan Gerakan Nasional Anti Narkoba (GNAN) MUI Jatim. Kemitraan ini bertujuan memperluas akses rehabilitasi narkoba serta layanan kesehatan bagi masyarakat, termasuk vaksin internasional untuk calon jamaah haji. Ketua GNAN MUI Jatim KH. Zahrul Azhar Asumta menyatakan kolaborasi ini menjadi langkah konkret mendekatkan layanan rehabilitasi ke masyarakat. Penanganan dapat dilakukan melalui RS Anwar Medika dan jaringan rumah sakit korporasi, termasuk ketika ditemukan kasus penyalahgunaan di pesantren, majelis pengajian, atau lembaga pendidikan. “Kerja sama ini memastikan mereka yang menghadapi persoalan narkoba tidak dibiarkan sendiri. Kita ingin ada pendampingan dan layanan rehabilitasi yang mudah dijangkau, agar mereka punya kesempatan pulih dan kembali normal,” ujarnya. Peran MUI dinilai strategis karena memiliki jaringan dekat dengan masyarakat, sehingga pesantren dan majelis pengajian dapat menjadi ruang edukasi serta mendorong keterbukaan mencari bantuan. Selain rehabilitasi, kerja sama mencakup layanan vaksin internasional bagi calon jamaah haji, khususnya keluarga besar Nahdlatul Ulama (NU). Sinergi ini memperkuat pencegahan, rehabilitasi narkoba, dan akses layanan kesehatan di Jawa Timur. https://kabarbaik.co/anwar-medika-corporate-gandeng-mui-jatim-perluas-akses-rehabilitasi-narkoba/

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Barakallah atas kolaborasinya, semoga jadi jalan hidayah buat saudara2 kita yang terjerat.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Ya Rabb, mudahkan urusan mereka.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Semoga jadi amal jariyah buat semua pihak.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Kerja sama kayak gini yang kita butuhin, pendekatan lewat tokoh agama biar gak ada stigma. Salut sama MUI Jatim, semoga menyebar ke provinsi lain.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar