Analis: Masuknya Supertanker Iran ke Indonesia Diduga Bagian dari Operasi Intelijen
Kedatangan kapal supertanker Iran di perairan Indonesia telah menarik perhatian analis intelijen dan geopolitik. Amir Hamzah menilai peristiwa ini bukan hanya aktivitas perdagangan energi biasa. Ia menyebut kapal tanker berukuran sangat besar (VLCC) itu memasuki wilayah Indonesia dengan pola pelayaran yang tidak biasa, termasuk mematikan sistem identifikasi otomatis (AIS), yang sering dikaitkan dengan operasi intelijen maritim berisiko tinggi.
Amir berpendapat pola ini menunjukkan pergerakan tersebut lebih dari sekadar aktivitas komersial, melainkan bagian dari operasi senyap yang mencerminkan pergeseran strategi Indonesia dalam dinamika geopolitik global. Menurutnya, dalam praktik intelijen, upaya menghindari pelacakan biasanya terkait sensitivitas politik atau ekonomi tingkat tinggi.
Indonesia, yang masih menghadapi ketergantungan pada impor minyak mentah dengan produksi domestik yang belum sepenuhnya memenuhi kebutuhan, dapat melihat Iran sebagai alternatif menarik secara ekonomi dan politik. Negara itu, yang berada di bawah tekanan sanksi Barat, dikenal menawarkan harga kompetitif dan skema perdagangan fleksibel.
https://www.gelora.co/2026/05/