Kisah kehilangan dan ketabahan seorang penyintas Nakba berusia 85 tahun
Abdel Mahdi al-Wuheidi, 85 tahun, selamat dari Nakba 1948, hanya untuk menghadapi pengungsian lagi selama perang baru-baru ini di Gaza. Dia ingat berjalan kaki berhari-hari saat kecil, berharap bisa kembali dalam hitungan minggu-tapi itu malah jadi pengasingan seumur hidup. Sekarang, di rumah yang sebagian hancur di Jabalia, dia bilang perang ini lebih buruk dari apa pun yang pernah dia lihat: "Nakba di awal hidupku… dan Nakba lagi di ujung hidupku." Meski begitu, dia menolak pergi, tetap bertahan di tanah dan tanah airnya.
https://www.aljazeera.com/feat