saudara
Diterjemahkan otomatis

Perjuangan Seorang Muslim dengan Gangguan Makan - Mencari Bimbingan

Assalamu alaikum semuanya. Aku sudah bergumul dengan gangguan makan selama sekitar 7 tahun, dan beberapa tahun terakhir ini benar-benar berat. Kondisi ini membuatku makan dalam porsi yang sangat besar-aku makan berlebihan dan terus-terusan memikirkan makanan sepanjang hari, bahkan setelah aku sudah makan. Ini sudah begitu menguasai hidupku sampai-sampai aku jadi bolong shalat, keluar dari universitas, bolos kelas, mengabaikan usahaku, ingkar janji, bahkan sampai tidak mematuhi orang tua. Aku merasa benar-benar kewalahan dengan semua ini. Aku janji aku berusaha sebaik mungkin untuk tetap di jalan yang benar. Aku shalat tepat waktu di masjid, jadi relawan kalau ada kesempatan, bersedekah hampir setiap hari, dan coba puasa Senin-Kamis sambil tetap menjalankan shalat sunnah. Tapi gangguan makanku ini memicu makan berlebihan, yang bikin aku sedih dan emosional banget, jadi aku nggak mau keluar kamar, dan akhirnya makan berlebihan lagi. Ini lingkaran setan yang ngehalangin aku buat banyak beribadah. Sekitar dua bulan lalu, aku benar-benar mentok dan mulai vape. Sebelumnya aku nggak pernah merokok, tapi aku merasa begitu putus asa sampai pengen rasanya punya kendali lagi. Nikotinnya ternyata bantu mengurangi makan berlebihku dengan bikin aku merasa kenyang dan ngalihin pikiran dari makanan. Selama dua bulan itu, aku merasa lebih bebas daripada bertahun-tahun-aku pergi ke masjid empat kali seminggu, shalat berjamaah, jadi relawan lagi, bahkan mikir buat balik kuliah, insyaa Allah. Tahu kalau vape itu haram, aku percaya Allah akan bantu aku berhenti demi-Nya. Aku berhenti dua minggu lalu, tapi sekarang aku balik lagi ke pola lama, makan berlebihan ribuan kalori sehari. Aku bahkan mungkin harus batalin acara relawan gara-gara ini. Ini mulai ganggu ibadahku lagi, dan aku cuma capek banget-aku udah nangis berkali-kali di malam hari, merasa kayak gangguan ini udah rampas tujuan hidupku. Aku harus ngapain? Apa vape diperbolehkan mengingat kondisiku? Aku tahu makan berlebihan, bolong shalat karena malas, dan nggak patuh orang tua itu juga haram, tapi dua bulan pakai nikotin itu satu-satunya kebebasan yang aku rasakan setelah sekian lama. Kalian nggak bisa bayangin tahun-tahun perjuangan dan tangisan, dan gimana hal lain nggak ada yang ngebantu. Aku cuma lagi cari saran tulus, semoga Allah permudah kita semua.

+26

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Semoga Allah memudahkan urusanmu, saudaraku. Kedengarannya begitu berat. Aku berdoa untuk kekuatanmu.

0

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar