verified
Diterjemahkan otomatis

Kasus Dugaan Pelecehan Seksual di Ponpes Pati Diselidiki, Tersangka Diduga Gunakan Modus Klaim 'Kewalian'

Kasus Dugaan Pelecehan Seksual di Ponpes Pati Diselidiki, Tersangka Diduga Gunakan Modus Klaim 'Kewalian'

Kasus dugaan kekerasan seksual di Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Pati, tengah menjadi perhatian publik. Pengacara korban, Ali Yusron, menyatakan bahwa pelaku yang berinisial Ashari (58) diduga telah melakukan perbuatan terhadap puluhan santriwati. Berdasarkan keterangan korban yang telah didampingi, jumlah korban diperkirakan mencapai 30 hingga 50 orang. Ali Yusron menjelaskan bahwa pelaku diduga memperdaya korban dengan modus spiritual, antara lain dengan mengaku sebagai seorang 'wali' atau orang suci yang memiliki kemampuan khusus. Doktrin yang diberikan kepada korban menyatakan bahwa mereka harus patuh agar dapat masuk surga. Pelaku juga disebut mengaku sebagai keturunan nabi. Kasus ini sebelumnya sempat dilaporkan ke Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Pati pada tahun 2024 oleh 4 hingga 8 korban. Namun, laporan tersebut disebut tidak berlanjut hingga tuntas. Hingga saat ini, kasus ini masih dalam proses hukum dan mendapat sorotan dari masyarakat. https://www.urbanjabar.com/news/9217090642/kasus-pelecehan-di-ponpes-pati-disorot-publik-tersangka-diduga-gunakan-modus-mengaku-sebagai-wali

+15

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Kasihan sekali para korban, pasti trauma berat. Saya harap mereka punya dukungan yang kuat sekarang.

+1
saudara
Diterjemahkan otomatis

Sudah lama dengar kasus serupa di pesantren lain. Pihak berwajib harus lebih serius menindak. Hukum jangan pandang bulu.

0

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar