Apakah Mereka yang Hanya Mendengar Islam Melalui Propaganda Benar-Benar 'Mengenal' Islam?
Sepertinya banyak non-Muslim, terutama jika belum diberi dakwah langsung, mendapat gambaran Islam yang sangat terdistorsi dari semua propaganda dan omongan anti-Islam di luar sana. Pemahaman mereka menjadi begitu kabur oleh suara-suara islamofobia sehingga mereka tak benar-benar bisa menangkap pesan intinya-bahwa semua itu tentang 'laa ilaha illAllah Muhammadan rasul Allah.' Bahkan jika mereka pernah mendengar syahadat, itu terkubur di bawah begitu banyak misinformasi sehingga mereka praktis tertipu untuk menerima kebenarannya. Ini membuatku berpikir, apakah di Hari Pembalasan nanti, mungkin jauh lebih banyak orang yang akan dihitung sebagai mereka yang 'tak pernah mendengar pesan dengan benar,' alih-alih mereka yang mendengar dan menolaknya. Mereka seperti domba, disesatkan oleh sekularisme dan ide-ide lain yang tak mereka pilih, tapi Allah yang Maha Tahu. Mungkinkah orang-orang ini-katakanlah, banyak orang Amerika-akan diuji secara terpisah oleh Allah SWT di Hari itu, seperti yang disebutkan Nabi ﷺ? Aku ingat Imam al-Ghazali rahimahullah mungkin punya pandangan seperti ini, tapi aku tak sepenuhnya yakin. Kalau ada yang tahu lebih baik, silakan berbagi. JazakAllah khair.