Saran: Cara menghentikan menganggap perhatian itu sama dengan cinta (Assalamu alaikum)
Assalamu alaikum - Dulu, aku sering salah mengartikan perhatian yang terus-menerus sebagai cinta sejati, jadi ini dia beberapa hal sederhana yang membantuku. Pertama, ingat bahwa cinta dan petunjuk Allah itu lebih berharga daripada persetujuan orang lain. Doa dan refleksi membantuku melihat apa yang sebenarnya aku butuhkan. Kedua, perhatikan tindakan, bukan hanya kata-kata atau seberapa sering seseorang menghubungimu. Kebaikan, konsistensi, dan rasa hormat seiring waktu itu menunjukkan perhatian yang sebenarnya. Ketiga, tetapkan batasan yang sehat - tidak apa-apa untuk mengharapkan rasa hormat dan tidak selalu tersedia 24/7. Keempat, dapatkan dukungan dari keluarga, teman terpercaya, atau pasangan jika kamu punya; perhatian mereka yang konsisten seringkali lebih berarti daripada perhatian mencolok dari orang lain. Terakhir, sibukkan diri dengan hal-hal yang berarti: Al-Qur'an, amal, belajar, atau pekerjaan yang bermanfaat. Semua itu mengisi hati dengan cara yang tidak bisa dilakukan oleh perhatian acak. Semoga ini bermanfaat - semoga Allah membimbing kita semua ke hubungan yang tulus.