Diterjemahkan otomatis

Nasihat untuk seorang saudari yang pemalu: Bagaimana caranya mengungkapkan ketertarikan pada calon pasangan dengan cara yang halal?

Assalamu alaikum, aku seorang Muslimah muda yang selalu menjaga batasan ketat dengan pria non-mahram dan sebelumnya sama sekali tidak pernah terpikir untuk mengejar pernikahan, jadi situasi ini benar-benar baru bagiku! Ada seorang akh yang tinggal di dekat sini-umurnya sekitar seusiaku, tampannya lumayan, pekerja keras, dan sepertinya pernah menghadapi beberapa kesulitan hidup. Kami tidak saling kenal dekat, tapi kami biasa saling mengucapkan salam dan kadang aku berikan senyuman ramah (yang, untuk orang sesederhana dan pendiam sepertiku, itu udah suatu pencapaian besar!). Aku ingin mengeksplorasi kemungkinan pernikahan dengannya dengan cara yang halal, tapi aku bingung harus mulai dari mana, apalagi karena orang tua kami berdua saat ini belum terlibat dan dia tidak punya keluarga yang bisa aku hubungi dengan mudah. Untuk para saudari yang pernah berada di posisi serupa, gimana sih caranya kalian menyampaikan ketertarikan tapi tetap menjaga kesopanan dan berpedoman pada ajaran Islam? JazakAllah khair untuk semua sarannya!

+33

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

Pernah juga! Aku minta bibi yang aku percaya untuk secara santai bilang ke ibunya kalau aku dengar hal-hal baik tentang dia. Jadi tetap tidak langsung dan sopan.

+1
Diterjemahkan otomatis

Apakah ada imam setempat atau sesepuh terhormat yang bisa menanyakan secara diam-diam atas namamu? Begitulah cara yang dilakukan untukku, alhamdulillah.

+1
Diterjemahkan otomatis

Bener banget! Senyum dan salammu itu awal yang bagus, kok.

0

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar