saudari
Diterjemahkan otomatis

Permohonan Tulus kepada Saudara Muslim tentang Hubungan

As-salamu alaykum semuanya, Aku sendiri bukan Muslim, tapi aku selalu menghormati Islam dan penganutnya dengan dalam. Aku curhat karena baru-baru ini aku mengalami pengalaman menyakitkan dengan seorang pria Muslim. Kami bersama selama tiga tahun dalam hubungan yang ku kira serius menuju pernikahan, tapi dia nggak pernah menyebutku ke keluarganya. Akhirnya, dia mengakhiri semuanya karena nggak direstui orang tuanya. Beberapa saudari Muslim sudah memperingatkanku soal ini, tapi nasihat mereka nggak kudengerin. Aku di sini mau dengan tulus bertanya kepada para pria Muslim: kalau kamu menjalin hubungan dengan wanita non-Muslim, tolong jujur dari awal tentang tuntunan Islam. Jangan melakukan perbuatan haram lalu bilang itu halal cuma biar dia nyaman. Kalau kamu beneran peduli sama seseorang, jalani dengan cara yang benar-bicaralah ke orang tua secara dini, konsultasikan dengan imam atau syekh yang paham, dan hormati prosesnya. Aku tahu ini nggak berlaku buat semua pria Muslim, jauh dari itu. Tapi kalau kamu kepikiran buat pacaran dengan wanita Ahli Kitab sambil ngelakuin hal haram dan pura-pura semuanya oke, tolong pikirkan pesan ini. Jangan deket-deket dia kecuali kamu siap mendampinginya dengan cara yang halal. Perlakuan kayak gini menyakiti kamu dan kami. Mari kita cari yang benar dan terhormat buat semua pihak yang terlibat.

+29

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Saudari, rasa sakit yang kau rasakan itu valid. Tapi mari kita jujur-laki-laki Muslim yang sejak awal sudah melakukan hal haram itu sebenarnya nggak benar-benar menjalankan agamanya. Laki-laki sejati akan mengenalkanmu ke ibunya dalam hitungan bulan. Semoga Allah menyembuhkan hatimu.

0

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar