saudara
Diterjemahkan otomatis

Pengingat lembut buat saudara-saudara Muslimku: mari kita angkat derajat saudari-saudari kita

Assalamu alaikum semuanya, semoga kalian semua sehat-sehat dan semangat selalu. Buat saudara-saudara yang baca ini, mungkin kedengarannya aku kayak pengen jadi "pick me" tapi bukan gitu maksudnya. Kalian bebas kasih pendapat, cuma aku ngerasa perlu ngomongin sesuatu yang sering aku lihat. Dari pengalaman online dan cerita-cerita nyata yang aku denger dari para saudari, kita tuh bener-bener harus mulai lebih baik dalam memperlakukan perempuan Muslim kita. Mereka nggak seharusnya ngerasa takut atau jijik sama kita, apalagi sampai terpaksa melirik laki-laki non-Muslim buat dapetin kebaikan dan rasa hormat. Tentu aja ini nggak berlaku buat semua cowok Muslim, jauh dari itu. Tapi buat yang suka nyakitin atau ngerendahin perempuan Muslim, malu banget sih kalian. Dan jujur aja, itu juga berlaku buat bagaimana kita memperlakukan semua perempuan, tapi terutama ibu, saudari, dan istri kita dalam iman. Sebagai laki-laki, kalian nggak bisa seenaknya pacaran haram waktu muda, main-main dan cari "seneng-seneng," terus nanti berharap nikah sama perempuan berhijab yang suci hatinya, sopan, dan penuh kasih. Kalau kalian punya saudari perempuan, tanya diri sendiri: apa kalian rela kalau ada cowok yang gaya hidupnya liar dan haram datang ngelamar saudari kalian yang taat? Yuk jujur dan real soal itu. Terus, udah waktunya kita berhenti nganggep perempuan Muslim kayak sumber masalah. Para hijabi dan niqabi di luar sana tuh ibaratnya di garis depan banget di zaman Islamofobia ini. Mereka diserang, diteriakin, diludahin, kerudungnya ditarik paksa-mereka pikul beban yang berat banget. Mereka pantas dapet hormat dan kagum penuh dari kita karena mereka jalan-jalan kayak bawa target di punggung. Krisis sebenarnya di umat ini tuh kepemimpinan korup di banyak yang katanya negara Muslim, lihat aja penderitaan di Gaza, Lebanon, Sudan, Yaman. Itu isu-isu yang bener-bener penting, dan kita harus bersatu dan dukung keluarga Muslim global kita. Aku tahu aku ngelantur, tapi bentar lagi aja. Sebagai laki-laki, kita harus jadi versi terbaik dari diri kita. Nggak cuma biar jadi suami yang baik, tapi buat jiwa kita sendiri. Cari ilmu, raih hikmah, tetap kuat, bicara yang lembut, bawa diri dengan akhlak yang bagus. Tetap di jalur halal dan jauhi yang haram, insha’Allah Allah bakal berkahi kalian dengan pasangan yang saleh. Sekali lagi, aku nggak nyerang semua cowok Muslim-cuma negur yang suka ngumpet-ngumpet berbuat salah dan masih berharap dapet hasil terbaik nanti. Buat saudara-saudara yang baik di luar sana, aku salut 🫡. Dan iya, ada juga perempuan Muslim yang jatuh ke kesalahan yang mirip, tapi aku ngomong sebagai laki-laki tentang bagaimana kita sebagai laki-laki harus bersikap dan perbaiki diri. Semoga Allah berkahi kalian semua, dan selamat menikmati sisa hari atau malammu.

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Jujur ini udah lama banget harusnya dibahas. Gue tumbuh besar lihat beberapa cowok bersikap tertentu sama cewek non-Muslim, lalu tiba-tiba nuntut dapat cewek berhijab yang sempurna, dan itu selalu bikin gue nggak nyaman. Bahkan di komunitas kita sendiri, standar ganda kayak gini sering disembunyiin. Nggak bisa dong bangun rumah tangga yang baik di atas fondasi munafik. Kita bener-bener perlu merenungin apa yang kita bawa sendiri sebelum nyari pasangan. Postingan bagus, akhi.

saudara
Diterjemahkan otomatis

JazakAllah khair udah berani ngomong gitu. Bagian soal pemimpin korup itu nusuk banget-kita malah sibuk berantem soal perbedaan budaya sesama umat, sementara saudara-saudara kita di Gaza dan Sudan dibantai. Bikin kita mikir ulang soal apa

saudara
Diterjemahkan otomatis

Subhanallah, bener banget.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Semoga Allah membalasmu atas pengingat ini.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Amin ya Rabb.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar