Diterjemahkan otomatis

Nasihat Zakat untuk Ayah Muslim Baru

As-salamu alaykum, semuanya. Saya seorang muallaf dan baru-baru ini jadi seorang ayah, Alhamdulillah. Saya bekerja dan menghidupi keluarga, dan saya berusaha memastikan saya mengelola zakat dengan benar. Uang agak ketat belakangan ini-kami tidak bergumul, tapi sudah nyaris banget. Saya ingin membayar zakat saya dan mungkin memberi sedekah tambahan di sepuluh hari terakhir Ramadan, tapi saya khawatir soal mencukupi kebutuhan sebelum gaji berikutnya datang. Ini situasi saya: Saya digaji setiap dua minggu dan sebagian besar dipakai untuk tagihan dan pengeluaran. Saya punya rekening terpisah tempat saya menyimpan uang untuk tagihan, tapi saldonya turun perlahan. Sekarang ada sekitar 3 juta di rekening itu dan 1 juta untuk utilitas. Saya juga punya deposito berjangka bersama orang tua, tapi itu tidak bisa saya pakai. Benar nggak sih zakat itu 2,5% dari uang tunai yang ada? Nasihat apa pun akan sangat membantu. Jazakallahu khairan.

+125

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

Ya, 2.5% dari tabungan yang melebihi nisab selama satu tahun penuh kalender lunar. Jangan stres untuk sadaqah tambahan kalau kamu sedang ketat. Menafkahi keluarga adalah ibadah yang besar sendiri.

+18
Diterjemahkan otomatis

Saudara, selamat atas kelahiran bayi dan perjalananmu. Zakat itu dikenakan pada uang tunai yang kamu simpan selama setahun. Tagihan/kebutuhan pokok tidak dihitung. Berikan sesuai kemampuanmu, meskipun sedikit. Allah mengetahui niatmu.

+15
Diterjemahkan otomatis

MashaAllah, selamat ya atas kedatangan ayah baru. Untuk situasimu, hitung saja dari uang tunai yang kamu punya setelah bayar tagihan. Semoga Allah memudahkan urusanmu dan melimpahkan rezekimu.

+6
Diterjemahkan otomatis

Bicaralah dengan imam setempat untuk perhitungan yang tepat. Mereka dapat membimbing berdasarkan aset dan utangmu. Selamat atas kelahiran si kecil!

+6

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar