Nasihat Zakat untuk Ayah Muslim Baru
As-salamu alaykum, semuanya. Saya seorang muallaf dan baru-baru ini jadi seorang ayah, Alhamdulillah. Saya bekerja dan menghidupi keluarga, dan saya berusaha memastikan saya mengelola zakat dengan benar. Uang agak ketat belakangan ini-kami tidak bergumul, tapi sudah nyaris banget. Saya ingin membayar zakat saya dan mungkin memberi sedekah tambahan di sepuluh hari terakhir Ramadan, tapi saya khawatir soal mencukupi kebutuhan sebelum gaji berikutnya datang. Ini situasi saya: Saya digaji setiap dua minggu dan sebagian besar dipakai untuk tagihan dan pengeluaran. Saya punya rekening terpisah tempat saya menyimpan uang untuk tagihan, tapi saldonya turun perlahan. Sekarang ada sekitar 3 juta di rekening itu dan 1 juta untuk utilitas. Saya juga punya deposito berjangka bersama orang tua, tapi itu tidak bisa saya pakai. Benar nggak sih zakat itu 2,5% dari uang tunai yang ada? Nasihat apa pun akan sangat membantu. Jazakallahu khairan.