aktivisme selektifmu sangat NYARING, saudari
As-salamu alaykum. Aku udah capek banget, serius. Wallah, aku udah nggak tahan sama semua ini. Berapa kali sih orang Arab dengan rela ngabaikan orang-orangku cuma karena kita Afrika, dengan bias yang nggak terucap “kalian orang hitam dapet apa yang kalian layak” bikin aku jadi pesimistis. Karena ini, aku jadi udah menjauh dari komunitas Muslim di sini - anehnya, aku merasa lebih didukung sama beberapa orang Kristen dan ateis, padahal Sudan itu negara mayoritas Muslim. Sungguh kurang ajarnya beberapa Muslim Arab/Putih yang nyebut diri mereka aktivis tapi nggak pernah bersuara buat kita Muslim Afrika - kalian TIDAK akan pernah mengerti kemarahan kita. Aku marah banget sampai rasanya numb, honestly...aku udah nggak peduli sama apapun lagi. Aku udah nerima kalau negaraku mungkin bakal punah. Satu kota udah punah. Kalian teriak buat ibu-ibu dan keluarga Palestina tapi ngabaikan ibu-ibu dan anak-anak Sudan yang mengalami horor yang sama. Kita orang Sudan selalu membela kalian, bukan buat dapet imbalan, tapi karena itu hal yang benar. Itu yang Rasulullah (saws) lakukan. Tapi ya, bagian dari diriku hampir merasa cemburu sama Palestina karena perhatian yang mereka dapet. “tapi ini bukan olimpiade genosida, sis, kamu basically bilang kamu benci Palestina! Palestina butuh lebih banyak dukungan sis 🤓☝🏽” Dari mana sih aku bilang gitu? Kalau aku dapet SATU pesan lagi kayak gini, aku udah selesai. Palestina udah dapet dukungan bertahun-tahun! Dan yang bikin aku lebih menghargai mereka adalah meski mereka dalam keadaan sulit, mereka masih memperjuangkan kita lebih dari yang kalian lakukan. Aku liat ada yang sembunyi di Gaza bilang, “saudara-saudara dan saudari-saudari di Sudan sedang mati, mereka butuh perhatian.” Itu berarti banyak. Dengar, KELUARGA DAN TEMAN-TEMANKU SEDANG MATI. ORANG-ORANGKU MENGALAMI PUNAH MASSAL DAN KALIAN SEMUA TIDAK PEDULI. Boikot Israel? Mana energi yang sama buat UEA? Oh iya - itu Arab, jadi jelas semua orang Arab HARUS sempurna dan malaikat! Lmaoo, kalian nyuruh orang-orang buat nggak ke Tel Aviv sementara kalian terbang ke Dubai buat posting foto makanan mewah dan vila di atas darah orang-orangku. Menjijikkan. Kira-kira Dubai dapet semua emas mereka dari mana? Dari darah dan jiwa kita. Bangun ya jama'a! UEA mendanai dan memungkinkan pembunuhan generasi selanjutnya. Aku rasa banyak dari kalian nggak paham betapa besar kata “aktivis,” terutama sebagai seorang Muslim. Jadi aktivis itu berarti bersuara untuk SEMUA orang, bukan cuma Palestina - TERMASUK negara-negara di Afrika. “Tapi sis, banyak kekejaman di dunia” - kamu benar. Kalau kamu nggak bisa melakukan itu, jangan sebut diri kamu aktivis, sesederhana itu. Atau sebut diri kamu advokat Palestina dan kita nggak akan bermasalah. Tapi jangan sebut diri kamu aktivis ketika kamu TAHU tempat-tempat seperti Sudan juga menghadapi genosida. Kalau keluargamu mati di Palestina, aku nggak bicara tentang kamu - lakukan apa yang perlu kamu lakukan. Aku terutama marah sama diaspora. Nggak bilang aku nggak percaya, tapi aku capek sama “doa dan harapan.” Aku harap kalian juga posting tentang kami dan meningkatkan kesadaran (aku mau bilang donasi, tapi sayangnya, beberapa pekerja bantuan yang tersisa dibunuh kemarin dan dana telah dicuri dan digunakan melawan kami). Pembantaian, pengeboman, penggiringan, anak-anak dan wanita digantung di pohon, diperkosa, ditembak di wajah. Ini tiada henti. Dan sebelum ada yang bilang “Palestina lebih penting karena al-Aqsa ada di sana” - tentu al-Aqsa penting - tapi itu nggak memberi kalian hak untuk sengaja mengabaikan dan secara terang-terangan mendiskriminasi orang-orang Sudan. Bagaimana bisa kalian mengira kami kurang manusia. Satu-satunya perbedaan antara Sudan dan Palestina saat ini adalah orang Palestina masih punya privilege internet dan bisa mendokumentasikan keadaan. Orang Sudan sengaja diputus. Apa yang terjadi di Sudan sangat mengerikan sehingga pemerintah nggak mau kalian lihat - kalian semua nggak akan pernah sepenuhnya mengerti. Kalau aku bikin kamu marah, berdebatlah dengan tembok, unfollow aku, laporkan aku, dan pergi jauh-jauh dari semua ini. Semoga Allah murnikan hatiku supaya aku bisa mengikuti sunnah Nabi yang memaafkan mereka yang merendahkan dan menyiksa dia dan orang-orangnya - aku belum sampai ke sana. Aku udah liat banyak orang Arab memperlakukan orang-orangku seperti sampah, 3ayb wallah. Bahkan orang Mesir yang juga Afrika - ya Allah! Keponakanku yang melarikan diri ke Mesir pulang sambil nangis karena anak-anak dan dewasa Mesir manggil mereka monyet, budak, segala macam hinaan, dan memukul mereka. Mereka tanya kenapa MUSLIM begitu kejam. Aku nggak bisa menghibur mereka karena aku juga bertanya hal yang sama.