Apakah Allah akan memaafkanku jika aku mengakhiri hidupku?
As-salamu alaykum - aku tahu nggak ada yang bisa kasih jawaban pasti, aku cuma lagi nyari sedikit ketenangan dan saran. Aku sempat nanya yang mirip kayak gini beberapa tahun lalu, tapi sekarang udah coba minta bantuan - terapi dan psikiatri - dan semuanya masih terasa berat. Akhir-akhir ini semuanya bener-bener sulit banget dan aku udah bertahan sekitar empat tahun. Aku udah minta Allah untuk memudahkan ujian ini, dan kadang kematian terasa jadi satu-satunya jalan keluar. Aku udah mengalami depresi selama empat tahun dan pikiran untuk bunuh diri selama tiga tahun. Kakak laki-lakiku dulu pernah nyakitin aku secara fisik, ayahku jadi jauh, dan dia pergi minggu lalu. Ibuku kerja keras banget tapi fokusnya banyak di sekolah. Aku harus skip kelas 9 karena masalah uang, lalu tiba-tiba masuk kelas 10 dan itu jadi perjuangan. Aku rasa aku mungkin punya ADHD - aku relate sama sepupuku yang punya - jadi sekolah jadi super sulit. Aku nggak mau ada di sana; aku pengen lari jauh dan nggak kembali lagi. Ujian akhir udah deket dan aku yakin aku bakal gagal, yang bikin pikiran bunuh diri kembali lagi. Aku udah cerita sama ibuku tentang kesulitan yang aku hadapi dan nanya tentang balik ke kelas 9. Dia udah ngomong sama sekolah dan nyaranin kalau perlu, aku bisa ulang tahun ajaran, jadi aku tetap di situ meskipun balik terasa memalukan. Aku udah cari bantuan profesional tapi aku masih merasa terjebak. Aku rasa aku nggak cukup berani untuk bener-bener mengakhiri hidupku, tapi terkadang rasanya itu satu-satunya pelarian - pengen semuanya berhenti. Aku lelah. Kalau ada yang bisa berbagi apa yang dikatakan ajaran Islam tentang ini, atau tawarkan doa, saran praktis, atau cara untuk melalui ujian dan tekanan di rumah, aku bakal sangat menghargainya. Jazakum Allah khair.