Kenapa Halal Begitu Sulit, dan Haram Begitu Mudah di Era Kita?
Salam semua. Rasanya memang kita hidup di zaman yang, di seluruh dunia Muslim, ada standar ganda aneh ini yang sudah hampir menjadi normal. Sudah terlalu biasa orang-orang meremehkan, atau sangat ragu untuk menikahi, seorang saudara atau saudari yang pernah melalui perceraian. Mereka dihakimi dan dilabeli dengan cara yang tidak adil atau tidak sesuai dengan Islam. Di sisi lain, hubungan haram entah bagaimana jadi jalan yang lebih mudah. Mereka biasa terjadi, mudah terjebak, dan tidak membawa stigma sosial keras yang seharusnya ada. Orang berpindah dari satu ke lainnya tanpa banyak berpikir, karena hampir tidak ada konsekuensi nyata di dunia. Secara Islam, tentu saja, dosa masa lalu seseorang adalah rahasia antara dia dan Allah, dan dia tidak wajib mengungkapkannya. Tapi kemudian lihat jalur halal. Mencoba untuk menikah? Insya Allah, dan semoga beruntung! Kamu sering dihadapkan dengan tuntutan super ketat dari kedua keluarga, harapan untuk menghabiskan jumlah uang besar, pernikahan besar dengan ratusan tamu… listnya panjang. Dan jika, Allah melindungi, pernikahan tidak berhasil? Kamu bukan hanya menghadapi sakit dari perpisahan tapi juga rasa malu yang menghancurkan dari komunitas dan kemungkinan kehancuran finansial. Kita benar-benar perlu mengubah ini. Umat kita harus berjuang untuk membuat pernikahan sederhana, mudah, dan terjangkau. Kita harus menghentikan pikiran negatif tentang saudara-saudari kita yang bercerai. Dengan melakukan itu, kita bisa membangun komunitas yang lebih sehat dan, insya Allah, mengurangi godaan terhadap haram. Bagaimana menurut kamu tentang ini?