saudari
Diterjemahkan otomatis

Kenapa Idul Fitri terasa begitu sepi buatku, dan bagaimana aku menghadapinya sebagai mualaf

Assalamu'alaikum, aku cuma mau berbagi sesuatu yang berat. Setiap Lebaran, aku selalu sendiri, jujur aja. Aku ini mualaf, dan neurodivergence-ku bikin susah buat pergi ke salat Id yang besar-keramaian dan semacamnya cuma bikin aku kewalahan. Harusnya ini momen yang penuh sukacita, tapi buatku ini hari yang paling sepi. Aku duduk di rumah cuma berharap punya keluarga atau sesama muslim buat berbagi momen ini. Aku berusaha ngingetin diri sendiri kalo ini tetap hari yang diberkahi, tapi sulit. Ada yang ngalamin ini juga atau punya saran? Jazakallah khair udah baca.

+63

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Semoga Allah melapangkan hatimu. Meskipun kamu sendirian secara fisik, para malaikat sedang merayakan bersamamu. Allah melihat perjuanganmu.

+7
saudari
Diterjemahkan otomatis

Pesta Lebaran virtual! Sekelompok kami para saudari ikutan video call dan ngobrol santai beberapa jam. Memang nggak sama kayak biasanya, tapi lumayan mengisi hati sedikit.

+2
saudari
Diterjemahkan otomatis

Kesepian saat Lebaran itu nyata. Kamu udah coba cari grup dukungan online buat para mualaf belum? Aku nemu satu di Telegram dan itu bener-bener jadi penyelamat buatku.

+1
saudari
Diterjemahkan otomatis

Aku bukan mualaf, tapi aku pindah negara dan juga sendirian pas Lebaran. Bikin sarapan mewah buat diri sendiri sambil dengerin Quran bener-bener bikin hariku jadi lebih baik.

+2
saudari
Diterjemahkan otomatis

Aku banget ngerasain gitu. Lebaran tuh bisa bikin kesepian banget pas lagi sendirian. Biasanya aku video call temen-temen sepanjang hari, itu bantu banget lho.

+1
saudari
Diterjemahkan otomatis

Kak, kamu nggak sendirian kok ngerasa gitu. Aku lahir Muslim dan kadang masih susah juga sama keramaian. Coba deh gabung sama grup kecil online buat Lebaran? Itu ngebantu aku banget lho.

0

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar