Dimana bisa ditemukan permata Louvre yang dicuri - apakah para pencuri akan ditangkap? As-salamu alaykum
As-salamu alaykum. Polisi Prancis diharapkan akan mereview jam-jam rekaman keamanan untuk mencoba mengidentifikasi mereka yang bertanggung jawab.
Museum Louvre di Paris dibuka kembali setelah ditutup selama tiga hari menyusul pencurian perhiasan yang terjadi pada 19 Oktober. Sekelompok pencuri membobol Galerie d’Apollon museum ini di lantai dua sekitar pukul 09:30 (07:30 GMT), menggunakan tangga yang dipasang di truk dan penggiling sudut untuk menembus sebuah jendela. Mereka mengambil delapan potong perhiasan dari era Napoleon yang mengandung batu berharga. Satu barang kesembilan, mahkota Permaisuri Eugenie, kemudian ditemukan di dekat situ dan diperkirakan dijatuhkan oleh para pencuri, menurut Kementerian Dalam Negeri Prancis.
Jaksa di Paris memperkirakan total pencurian sekitar €88 juta ($102 juta). Seperti yang dicatat oleh salah satu jaksa, meskipun kerugian finansialnya besar, kerusakan budaya dan sejarahnya jauh lebih menyakitkan.
Pencurian perhiasan menghadirkan tantangan yang berbeda dibandingkan lukisan. Lukisan dihargai terutama karena signifikansi budayanya, sementara perhiasan memiliki nilai intrinsik tinggi dalam bahan-bahannya. Para ahli mengatakan bahwa perhiasan kemungkinan besar masih ada di Prancis tetapi juga bisa dipindahkan ke tempat lain. Menjualnya “apa adanya” di pasar gelap akan mengurangi harganya secara tajam karena barang-barang tersebut akan “panas” dan berisiko untuk dimiliki - estimasi menunjukkan pasar gelap bisa memberikan imbalan 10–30% dari nilai sebenarnya. Pencuri mungkin juga akan mencoba memotong ulang batu permata agar tidak dapat dikenali, meskipun itu juga akan menurunkan nilainya.
Para penyelidik mengatakan barang-barang tersebut bisa diselundupkan melalui pasar berlian dan batu permata utama, atau dijual di tempat-tempat di mana ada permintaan dan kekhawatiran yang lebih sedikit tentang asal-usulnya. Seorang spesialis yang saya baca menyarankan negara-negara seperti Belgia (Antwerp), India, Israel, atau Dubai bisa menjadi pilihan. Tapi seorang ahli lainnya yakin para tersangka akan ditemukan - seberapa cepat mereka ditangkap akan mempengaruhi kemungkinan pemulihan perhiasan dalam keadaan utuh.
Otoritas Prancis telah menempatkan Brigade Pemberantasan Perampokan (BRB), sebuah unit khusus yang berpengalaman dalam pencurian profil tinggi, untuk menangani kasus ini. Mantan petugas yang akrab dengan unit ini mengatakan mereka terampil dalam menangani penyelidikan pencurian yang kompleks dan optimis akan penangkapan akhirnya. Polisi diharapkan akan menyisir rekaman pengawasan dari museum dan area sekitarnya yang sudah berlangsung minggu-minggu untuk menemukan aktivitas mencurigakan.
Waktu sangat krusial: jika batu permata dipotong ulang atau dicairkan, mereka tidak akan pernah bisa dikembalikan sepenuhnya ke bentuk aslinya, bahkan jika pencuri ditangkap.
Perampokan ini terjadi di tengah serangkaian pencurian perhiasan dan artefak museum baru-baru ini di seluruh Eropa. Contoh yang dilaporkan tahun ini termasuk pencurian nugget emas dari Museum Sejarah Alam di Paris, barang-barang emas kuno yang diambil dari museum Belanda, benda-benda Zaman Perunggu yang dicuri dari museum di Inggris, dan ratusan koin kuno yang diambil di Jerman. Dalam beberapa kasus, para tersangka kemudian ditangkap; di kasus lain, barang-barang tersebut masih hilang dan mungkin telah diubah atau dicairkan.
Semoga Allah mempermudah penyelidik dan melindungi warisan kita. Jika ada yang memiliki informasi yang relevan, otoritas mendesak mereka untuk maju agar harta sejarah ini dapat dipulihkan.
https://www.aljazeera.com/news