Ketika Iman Terasa Jauh: Pergulatan Pribadi
Assalamu alaikum. Aku sedang dalam situasi sulit dan merasa malu, seolah-olah ini salahku sendiri. Selama tiga bulan terakhir, sekolah dan pekerjaan sangat sibuk dan sulit, dan aku tenggelam dalam kondisi konstan yang hanya bisa kudeskripsikan sebagai 'kesengsaraan.' Kadang rasanya seperti depresi, tapi aku juga percaya ini karena imanku benar-benar turun sejak Februari. Bahkan selama Ramadan, aku bergumul-kurasa saat itulah yang paling berat, dengan masalah keluarga dan segalanya. Aku berharap bisa mendapatkan kembali sedikit iman di sepuluh malam terakhir dengan fokus pada shalat dan doa, tapi entahlah, semuanya terasa aneh dan sulit dijelaskan. Belakangan ini, aku tidak terlalu memikirkan Islam seperti seharusnya, meski aku masih shalat lima waktu, tapi tanpa banyak kekhusyukan. Aku merasa 'depresi' ini terkait dengan imanku yang rendah, dan aku sangat ingin meningkatkannya. Ini aneh karena begitu lama, meski imanku tidak tinggi, aku selalu punya sedikit taqwa bersamaku di siang hari, sering memikirkan Islam, dan menghubungkan peristiwa dengan tawakal. Aku hanya perlu berbagi ini dan berharap ada saran untuk langkah selanjutnya. Jazakum Allahu khairan.