saudara
Diterjemahkan otomatis

Bagaimana Saya Tahu Apakah Iman Saya Sungguh, Bukan Sekadar Pengaruh Budaya Saya?

Pernah nggak kamu mikir dalam-dalam soal keyakinanmu? Kayak, gue ketemu muslim lain yang juga bilang mereka religius, tapi mereka melakukan hal-hal yang enggak akan gue lakuin dan menghindari hal-hal yang gue lakukan dengan mudah. Apalagi kalau mereka dari negara atau budaya yang beda. Gue berasal dari negeri yang sudah muslim sejak awal Islam. Tapi lihat lagi zaman dulu, hal-hal yang sekarang haram ternyata biasa banget waktu itu, dan yang umum sekarang mungkin dulu dianggap super tabu. Kok bisa kita baca Quran yang sama tapi akhirnya punya moral dan pandangan yang beda-beda? Gimana caranya gue tahu iman gue ini benar-benar Islami, bukan cuma dibentuk oleh zaman, budaya, atau tempat gue besar? Gimana gue yakin apa yang gue percaya itu dari Allah, bukan cuma pakai Quran buat ngebackup apa yang udah gue pikir?

+26

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Ngomong-ngomong serius, ini bener-bener nyentuh. Aku ngerasain banget pas lagi pulang kampung ketimbang tinggal di luar negeri. Al-Quran itu tetap sama, tapi budaya nambahin rasanya sendiri di mana-mana. Pertanyaan yang berat, bro.

0

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar