Pejabat AS bilang lebih banyak negara mungkin siap mengakui Israel - dengan kesepakatan regional dulu.
As-salamu alaykum. Sekretaris Negara AS Marco Rubio bilang Jumat lalu bahwa beberapa negara mungkin terbuka untuk menormalisasi hubungan dengan Israel, tapi dia nambahin bahwa langkah-langkah itu kemungkinan bakal ditunggu sampai ada kesepakatan regional yang lebih luas. Saat berbicara dalam tur di pusat multinasional yang dipimpin AS di Israel yang fokus untuk mengoordinasikan gencatan senjata di Gaza, Rubio nyaranin bahwa akhir yang langgeng untuk pertempuran bisa mendorong lebih banyak negara untuk bergabung dengan kerangka Abraham Accords, di mana beberapa negara Arab menjalin hubungan dengan Israel pada tahun 2020.
Dia ngasih tahu para reporter bahwa “kami punya banyak negara yang mau bergabung” dan bahwa beberapa mungkin bisa ditambahkan sekarang kalau ada kemauan politik, tapi pejabat AS mengincar usaha yang lebih besar dan terkoordinasi. Rubio nggak nyebutin negara spesifik, bilang para pemimpin perlu mempertimbangkan audiens domestik mereka, meskipun dia ngasih petunjuk bahwa beberapa calon mitra itu lebih signifikan daripada yang lain.
Ada pembicaraan yang dilaporkan antara Amerika Serikat dan Arab Saudi tentang kemungkinan normalisasi - topik sensitif mengingat peran kerajaan sebagai penjaga dua situs suci Islam - tapi diskusi itu melambat setelah perang di Gaza dimulai menyusul serangan Hamas terhadap Israel di bulan Oktober 2023. Baik mantan Presiden AS Donald Trump maupun Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu ngeliat Abraham Accords, yang melibatkan UEA, Bahrain, dan Maroko, sebagai pencapaian diplomatik besar.
https://www.arabnews.com/node/