Ketegangan Militer AS-Iran Meningkat: Tiga Kapal Induk AS Dikerahkan, Iran Ancam Tenggelamkan Armada
Ketegangan militer antara Amerika Serikat (AS) dan Iran meningkat menjelang akhir masa gencatan senjata pada 22 April. AS dikabarkan mengerahkan tiga kapal induk ke wilayah Laut Arab, termasuk USS Gerald R. Ford yang baru kembali ke Timur Tengah setelah perbaikan, disertai kapal perusak USS Mahan dan USS Winston S. Churchill. Dua kapal induk lainnya, USS Abraham Lincoln dan USS George H. W. Bush, juga berada di kawasan tersebut atau sedang menuju ke sana.
Iran menanggapi dengan ancaman keras melalui penasihat militer Pemimpin Tertinggi Iran, Mohsen Rezaei. Pada Kamis (16/4/2026), Teheran mengklaim sistem rudalnya mengarah ke kapal perang AS, termasuk USS Abraham Lincoln. Rezaei menyatakan seluruh armada laut AS di sekitar Selat Hormuz berada dalam jangkauan rudal Iran dan bisa ditenggelamkan kapan saja, sambil menyebut gencatan senjata saat ini hanya keheningan sementara.
Selat Hormuz merupakan jalur vital distribusi energi global, di mana setiap eskalasi konflik berpotensi mengganggu stabilitas pasokan minyak dan berdampak pada ekonomi internasional. Situasi ini terus dipantau oleh pihak terkait.
https://www.harianaceh.co.id/2