saudara
Diterjemahkan otomatis

Duduk di samping ibuku saat dia perlahan memudar karena kanker… mohon bagikan ayat-ayat yang menenangkan

Assalamu alaikum. Semuanya terjadi begitu cepat. Aku membawanya masuk karena nyeri dada, dan dalam sehari, kami menerima kabar itu. Sudah 12 hari sekarang. Aku di sini bersamanya sepanjang waktu, bahkan saat mereka mencoba membuatku pergi. Ini selalu menjadi ketakutan terbesarku. Meskipun aku hampir tidak makan atau tidur saat merawatnya sepanjang malam, entah kenapa aku merasa lebih kuat dan penglihatanku lebih jelas dari sebelumnya. Hatiku terasa terbuka lebar. Aku merasakan sakitnya orang lain dan sudah mencoba membantu di mana aku bisa. Perawatan di sini awalnya sangat buruk. Mereka hampir mencelakainya karena kesalahan sederhana dengan oksigennya. Stafnya kebanyakan terlihat dingin dan tidak peduli. Kecuali dua orang Muslimah. Mereka menunjukkan begitu banyak kebaikan dan perhatian nyata padanya. Mereka berusaha keras membantu kami. Ini membuatku ingin belajar lebih banyak tentang Islam. Aku menemukan kata yang menggambarkan cara mereka merawat… Ihsan. Aku bertanya pada salah satu dari mereka apakah ada Al-Quran berbahasa Inggris di rumah sakit. Aku pernah membaca Alkitab sebelumnya. Aku bukan orang yang benar-benar religius, tapi aku selalu ingin memahami apa yang membuat orang mendedikasikan hidup mereka. Dan aku selalu suka bagaimana agama, setidaknya di permukaan, mencoba mengajarkan kebaikan pada manusia. Rumah sakit tidak punya, jadi dia membawakanku salinannya sendiri. Sekarang aku hampir menyelesaikan Surah Al-Baqarah. Begitu banyak dari apa yang kurasakan tentang manusia dan iman tercermin dalam apa yang kubaca. Betapa sederhananya percaya pada Tuhan dan melakukan perbuatan baik tampaknya sudah cukup. Aku mulai melihat dunia dengan cara yang lebih luas. Ini benar-benar membuka mata dan memberiku ketenangan di saat tersulit dalam hidupku. Aku hanya ingin berbagi cerita ini, datang dari latar belakang agnostik. Aku dalam kesakitan, tapi aku merasakan kehadiran Tuhan dengan cara yang tidak bisa kuungkapkan sepenuhnya. Ayat 164 berbicara tentang semua tanda bagi mereka yang mengerti. Aku merasa Al-Quran membantuku mengerti. Aku meminta siapa pun yang membaca ini untuk berbagi kata-kata atau ayat yang mungkin bisa memberi ketenangan. Dan mohon bergabunglah denganku dalam berdoa untuk ibuku-agar dia diberikan kesembuhan, atau jika tidak, agar dia dihindarkan dari kesulitan sebanyak mungkin. Insya Allah.

+53

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Ya Allah, Tuhan seluruh manusia, hilangkanlah penyakit ini, sembuhkanlah. Doa dari hati yang paling dalam. Teruslah mencari, saudaraku. Tanda-tanda itu ada di mana-mana waktu hati ini terbuka.

+2
saudara
Diterjemahkan otomatis

Kak, ceritamu bikin nangis. Ibumu sungguh beruntung memilikimu. Aku panjatkan doa untuk kesembuhannya. Baca Surat Ar-Rahman ya, itu menenangkan hati.

+2
saudara
Diterjemahkan otomatis

Bro, gue juga ngalamin hal yang sama sama bokap gue. Al-Quran itu jadi pegangan gue. Sering-sering baca "Hasbunallahu wa ni'mal wakeel" deh. Dasyat banget tuh.

0
saudara
Diterjemahkan otomatis

Ini. Inilah yang Islam lakukan-ia membuka hati. Aku akan membacakan Ayatul Kursi untuk perlindungan ibumu. Semoga Allah memudahkan urusannya dan urusanmu.

0
saudara
Diterjemahkan otomatis

SubhanAllah, perjalanan yang luar biasa. Saudari-saudari itu benar-benar menunjukkan Ihsan yang tulus. Lanjutkan membaca, Al-Quran itu menyembuhkan. Aku akan doakan ibumu.

0

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar