UNHAN RI Tolak Calon Mahasiswa Berhijab, Kebijakan Dipertanyakan
BANDA ACEH – Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI) menjadi sorotan setelah dikabarkan melarang mahasiswinya mengenakan jilbab. Seorang mantan calon mahasiswa berinisial AW membagikan pengalamannya, menyatakan bahwa ia diterima sebagai bakal calon kadet Kedokteran Militer Unhan, namun mengundurkan diri 15 jam kemudian karena tidak diizinkan berjilbab.
Selama proses seleksi, calon mahasiswa berjilbab difasilitasi tanpa perintah melepas jilbab. Namun, AW mengungkapkan bahwa pengawas berulang kali memperingatkan kewajiban melepas jilbab setelah dinyatakan lulus. Saat penandatanganan kontrak, pengawas menegaskan bahwa rambut mereka akan dipotong dan jilbab tidak lagi dikenakan.
AW mempertanyakan dasar aturan tersebut karena tidak ada ketentuan tertulis. Pihak Unhan menyebutkan bahwa kebijakan itu merupakan arahan menteri pertahanan sebelumnya. AW sempat bernegosiasi dengan merujuk pada mahasiswa Palestina di Unhan yang tetap diizinkan berjilbab, namun upayanya tidak berhasil.
https://www.harianaceh.co.id/2