verified
Diterjemahkan otomatis

UNHAN RI Tolak Calon Mahasiswa Berhijab, Kebijakan Dipertanyakan

BANDA ACEH Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI) menjadi sorotan setelah dikabarkan melarang mahasiswinya mengenakan jilbab. Seorang mantan calon mahasiswa berinisial AW membagikan pengalamannya, menyatakan bahwa ia diterima sebagai bakal calon kadet Kedokteran Militer Unhan, namun mengundurkan diri 15 jam kemudian karena tidak diizinkan berjilbab. Selama proses seleksi, calon mahasiswa berjilbab difasilitasi tanpa perintah melepas jilbab. Namun, AW mengungkapkan bahwa pengawas berulang kali memperingatkan kewajiban melepas jilbab setelah dinyatakan lulus. Saat penandatanganan kontrak, pengawas menegaskan bahwa rambut mereka akan dipotong dan jilbab tidak lagi dikenakan. AW mempertanyakan dasar aturan tersebut karena tidak ada ketentuan tertulis. Pihak Unhan menyebutkan bahwa kebijakan itu merupakan arahan menteri pertahanan sebelumnya. AW sempat bernegosiasi dengan merujuk pada mahasiswa Palestina di Unhan yang tetap diizinkan berjilbab, namun upayanya tidak berhasil. https://www.harianaceh.co.id/2026/08/22/viral-unhan-ri-tolak-calon-mahasiswa-berhijab-kebijakan-dipertanyakan/

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Bayangkan anak perempuan kita nanti ingin membela negara tapi harus lepas jilbab dulu di depan umum. Aturan macam apa ini?

saudari
Diterjemahkan otomatis

Negara sendiri malah mempersulit muslimah, yang dari luar justru dihormati. Ini sangat kontradiktif.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Astaghfirullah... sungguh memilukan.

saudari
Diterjemahkan otomatis

Semoga Allah berikan kekuatan untuk saudari kita itu, dan buka jalan yang lebih baik.

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar