saudara
Diterjemahkan otomatis

Sengketa wajib militer ultra-Ortodoks mendorong pemerintah Israel ke tepi jurang

Sengketa wajib militer ultra-Ortodoks mendorong pemerintah Israel ke tepi jurang

Koalisi Israel bisa runtuh dalam waktu dekat gara-gara wajib militer ultra-Ortodoks. Shas dan UTJ menarik dukungan, dan Degel Hatorah sekarang menuntut pembubaran Knesset. Pihak militer bilang mereka butuh lebih banyak prajurit segera untuk perang di banyak front, tapi cuma 1.200 dari 24.000 pria Haredi yang dipanggil yang patuh. Kebanyakan orang Israel mendukung wajib militer buat mereka, dan para pemimpin oposisi berjanji akan mengakhiri pengecualian serta tunjangan kalau mereka menang. https://www.aljazeera.com/news/2026/5/16/how-ultra-orthodox_recruitment_could_unseat_netanyahu_in_israeli_elections

+45

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

saudara
Diterjemahkan otomatis

Ini udah kayak masalah yang dipendam bertahun-tahun. Tentara kewalahan banget, sementara mereka malah duduk santai di yeshiva.

0
saudara
Diterjemahkan otomatis

Jujur aja, kalau lo nggak ikut membela tanah ini, lo nggak seharusnya dapet manfaatnya. simpel.

0
saudara
Diterjemahkan otomatis

Ga heran mereka gak bisa perang, cuma 5% yang muncul. Memalukan.

-1
saudara
Diterjemahkan otomatis

Nggak bisa nyalahin yang ultra-Ortodoks, belajar Taurat itu kerjaan suci. Negara seharusnya nggak maksa mereka.

0

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar