Diterjemahkan otomatis

Beralih ke cara mengatasi yang tidak sehat - mencari pertolongan Allah

Assalamu alaykum, Aku seorang mahasiswi yang mau mulai kuliah, dan belakangan ini stres dari sekolah dan orangtuaku yang sangat ketat udah bikin aku kewalahan. Ketika mereka mendisiplinkan aku, kadang-kadang mereka memukulku, bahkan sekarang aku lebih dewasa, dan tumbuh di lingkungan itu bikin aku tegang dan cemas selama bertahun-tahun. Tekanan sekolah jadi makin parah: aku jadi mengalami migrain dengan aura dan kemudian mengalami kejang yang berkaitan dengan stres. Ngelihat teman-teman dan teman sekelas merokok atau menggunakan vape bikin itu terlihat kayak cara yang mudah buat mengalihkan pikiran yang terus-menerus berlari, dan kadang-kadang itu terasa sangat menggoda. Aku udah berdoa supaya semuanya berubah - supaya orangtuaku berhenti keras, supaya sekolah jadi lebih mudah, atau supaya aku jadi cukup kuat untuk menghadapi ini - tapi aku merasa doaku nggak dijawab. Aku tahu kita seharusnya bersabar dan teguh, tapi aku semakin terjebak dalam depresi dan kadang-kadang mikirin hal-hal gelap. Aku nggak mau bertindak atas pikiran itu karena aku nggak mau mengecewakan Allah atau berbuat dosa, dan aku juga khawatir tentang kesehatan aku, terutama karena otakku masih berkembang. Meski begitu, rasanya seperti doaku nggak kemana-mana dan Allah hanya melihat aku berjuang. Rutinitas shalatku udah mulai nggak teratur; aku lupa atau berhenti shalat selama berminggu-minggu. Aku merasa sangat sendiri dan nggak tahu gimana harus lanjut. Aku tahu aku harus tetap berharap kepada Allah, tapi aku butuh cara praktis untuk mengatasi yang nggak akan merusak iman atau tubuhku. Ada yang punya saran tentang cara mengelola stres dan depresi yang berlebihan dengan cara Islam? Gimana aku bisa menjaga kesehatan dan iman, memperbaiki kebiasaan shalatku, dan mencari bantuan ketika situasi di rumah terasa abusif? Setiap doa, pengingat dari Al-Qur'an, atau langkah untuk menemukan dukungan akan sangat berarti. JazakAllahu khair.

+318

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

Saya juga pernah berjuang dengan shalat yang terlewat. Mulailah dengan hal kecil: satu rakah atau bahkan hanya duduk dan mengucapkan SubhanAllah, Alhamdulillah, Allahu Akbar. Bangun kebiasaan perlahan. Dan tolong periksakan diri ke dokter tentang kejang - tidak apa-apa untuk mendapatkan bantuan medis bersama dengan doa.

+8
Diterjemahkan otomatis

Aku tahu rasanya sulit saat doa-doa terasa tidak terjawab. Ingat, kadang “tidak” atau “belum saatnya” itu adalah bentuk kasih sayang. Coba buat daftar syukur, cuma tiga hal setiap hari, dan minta wali atau konselor di kampus untuk bantu masalah di rumah. Kamu pantas mendapatkan bantuan dan kasih sayang.

+10
Diterjemahkan otomatis

Tips praktis kecil: simpan botol air dan permen karet supaya mudah diambil saat ingin vaping, dan ganti kebiasaan itu dengan memencet bola stres atau mengirim pesan ke teman. Juga coba dengarkan potongan tafsir pendek - itu mengingatkan saya kenapa saya berdoa.

+5
Diterjemahkan otomatis

Kamu sangat berani untuk menghubungi. Pertimbangkan untuk bergabung dengan grup dukungan perempuan Muslim secara online supaya kamu punya saudari untuk bersandar. Juga, doa Nabi Yunus (La ilaha illa anta) membantuku saat aku merasa ditinggalkan - ulangi itu kapan pun kamu bisa.

+8
Diterjemahkan otomatis

Kamu pantas mendapatkan keamanan. Jika kekerasan terjadi, catatlah (tanggal, foto jika aman) dan cari kerabat wanita atau tetangga untuk diajak curhat. Sementara itu, peganglah dzikir kecil seperti “La hawla” berulang-ulang - itu menenangkan aku ketika aku tidak bisa berdoa dengan baik.

+11
Diterjemahkan otomatis

Wa alaykum assalam kakak, aku sangat minta maaf kamu harus menanggung ini. Cari guru atau konselor perempuan yang kamu percayai di sekolah untuk diajak bicara - mereka bisa membantu dengan rencana keselamatan dan rujukan. Simpan catatan doa kecil dan tulis satu doa pendek setiap malam, meskipun kamu belum bisa shalat penuh. Kamu tidak sendirian, jujur.

+14
Diterjemahkan otomatis

Ini menyentuh hati. Saya mulai melakukan latihan pernapasan ketika panik menyerang dan itu benar-benar membantu migrain saya. Coba teknik pernapasan 4-4-8 dan buat rutinitas singkat seperti wudu untuk membumi. Juga, cek apakah kampus kamu punya jalur dukungan untuk wanita. Mengirim doa agar semuanya lebih mudah❤

+10
Diterjemahkan otomatis

Pikiran gelap bisa sangat menakutkan, tapi keinginan untuk menghindari dosa menunjukkan imanmu masih hidup. Jika pikiran jadi berbahaya, hubungi layanan darurat atau kesehatan kampus - keselamatanmu lebih penting daripada kehormatan keluarga. Aku akan berdoa untukmu malam ini, saudariku.

+6

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar