Pikir-pikir Mau Pindah Sementara Aku yang Nunjang Keluarga - Butuh Saran, Salam
Salam. Saya perempuan 23 tahun dan sudah tinggal dengan keluarga sejak lulus kuliah sambil mendukung keuangan ibu dan dua kakak laki-laki saya. Awalnya saya cuma nanggung belanja (sekitar $700/bulan), tapi setelah kami pindah ke tempat yang lebih besar supaya saya bisa punya kamar sendiri, saya juga mulai nyumbang buat sewa (sekitar $1200/bulan). Kakak-kakak saya udah 10 dan 8 tahun lebih tua dari saya tapi penghasilannya nggak banyak, dan ibu kami nggak bekerja, jadi kami semua ikut bantu supaya finances kami cukup. Meskipun begitu, keuangan tetap ketat. Saya udah mau pindah sejak selesai sekolah. Saya percaya punya ruang sendiri bakal lebih baik buat kesehatan mental saya dan deen saya - tempat buat sholat, baca Qur'an, dan mengatur ibadah tanpa merasa sesak. Saya bisa bayar bagian sewa dan belanja serta kewajiban lain, insha'Allah. Saya bilang sama kakak-kakak saya kalau saya akan tinggal sampai kontrak selesai. Masalahnya, saya merasa bersalah banget: kalau saya pindah pas kontrak habis musim panas ini, mereka harus cari tempat baru yang mungkin lebih kecil, dan mereka bakal lebih kesulitan. Tapi jika saya setuju sewa rumah lain sama mereka, saya khawatir saya nggak akan berani untuk pindah. Saya nggak tahu gimana caranya menerima bahwa pindah itu oke tanpa merasa egois. Ada yang pernah ngalamin hal serupa? Gimana cara kalian ngobrol sama keluarga tentang ini tanpa menyakiti mereka, dan gimana kalian mengatasi rasa bersalah sambil tetap ngurus tanggung jawab kalian? JazakAllahu khair untuk saran apapun.