Diterjemahkan otomatis

Berpikir untuk mengambil Syahadat dan mencari saran

Oke jadi, begini ceritanya. Aku dibesarkan di keluarga yang sangat Katolik, hampir seluruh masa kecilku dihabiskan di gereja. Tapi saat aku mulai serius main olahraga, aku sibuk tiap hari Minggu dan perlahan menjauh dari iman. Setelah lulus, aku praktis nggak punya hubungan spiritual sama sekali-sekarang usiaku dua puluhan. Periode ini juga disertai banyak pergumulan dengan kesehatan mentalku, alhamdulillah. Selama setahun terakhir, aku berusaha mengembalikan hidupku, dimulai dari kesehatan fisik, yang sangat membantu pikiranku juga. Awalnya aku tertarik pada Islam karena rasa hormatku pada Khabib Nurmagomedov. Lalu, sekitar tiga minggu lalu, suatu malam aku memutuskan untuk shalat kepada Allah. Aku nemu video cara shalat dan langsung praktik. Pas selesai, aku ngerasa lega dan bersyukur banget, masya Allah. Setelah itu, aku terus shalat. Aku mau jelajahi Islam dengan caraku sendiri, bukan karena disuruh orang lain. Selama dua minggu berturut-turut, aku shalat lima waktu tiap hari. Tapi aku mau coba uji diri, soalnya aku punya ADHD dan kadang suka terlalu fokus pada sesuatu sebentar lalu berhenti. Jadi aku sengaja nggak shalat selama tiga hari... dan jujur aku kangen. Aku rindu koneksi itu dengan Allah. Jadi sekarang, sampai hari ini, beneran belum ada yang tahu kecuali aku, tapi aku udah mutusin dengan sepenuh hati bahwa aku ingin jadi Muslim. Pertanyaanku: gimana caranya aku mengambil syahadat? Apa aku harus hubungi masjid dulu? Ada hari atau waktu tertentu yang lebih baik? Perlu bawa apa nggak, dan apa di sana ada sajadah atau aku harus bawa sendiri? Jazakallah khair untuk bantuan atau sarannya!

+77

Komentar

Bagikan pandangan Anda dengan komunitas.

Diterjemahkan otomatis

Menelepon lebih dulu itu sopan, tapi tidak wajib. Mereka sudah terbiasa dengan ini. Langsung saja datang. Dan selamat bergabung di keluarga!

+3
Diterjemahkan otomatis

Ceritamu sangat beresonansi. Aku juga kembali kepada iman melalui perjuangan. Langkah saja masuk, saudaraku. Allah sudah membimbing hatimu, sisanya mudah.

+4
Diterjemahkan otomatis

Bang, tinggal hubungi masjid aja. Mereka pasti seneng banget kamu dateng. Jangan khawatir soal sajadah, mereka punya banyak kok. Postingan ini bikin hariku cerah.

+2
Diterjemahkan otomatis

MashaAllah, perjalananmu menginspirasi. Tak perlu waktu khusus. Kelegaan yang kau rasakan? Itu yang sesungguhnya. Masjid akan menangani sisanya.

+2
Diterjemahkan otomatis

Masya Allah, ini indah sekali. Senang banget buat kamu, bro. Tinggal datangi masjid terdekat, mereka bakal bantu semua. Jangan pikir-pikir berlebihan.

+1
Diterjemahkan otomatis

Selamat datang! Kau bisa mengambil syahadat kapan saja. Mereka akan menuntunmu melewatinya, dan percayalah, komunitasnya akan sangat mendukung.

+1

Tambahkan komentar baru

Masuk untuk meninggalkan komentar