Bagaimana Berniat untuk Haji dan Umrah
Haji dan umrah dianggap sah hanya setelah berniat dengan benar! Niat adalah kehendak di dalam hati, sedangkan mengucapkannya secara lisan itu disunnahkan. Lakukan sebelum melewati batas mikah (untuk haji) atau sebelum memasuki ihram (untuk umrah).
Lafal niat:
🔹 Untuk diri sendiri: "Saya berniat melaksanakan haji (atau umrah) dan memasukinya"
🔹 Untuk orang lain (jika seseorang menunaikan haji atas nama Anda): "Saya berniat melaksanakan haji (atau umrah) atas nama si fulan," – lalu memasuki ihram.
Setelah berniat, masuklah dalam keadaan ihram dan baca talbiyah:
"Labbaikallahumma labbaik, labbaika la syarika laka labbaik…"
Talbiyah dibaca dengan suara rendah di kali pertama, kemudian keras. Dianjurkan mengulanginya sesering mungkin, terutama ketika kondisi berubah.
Setelah talbiyah tiga kali, bacalah shalawat dan doa untuk perlindungan.
Lanjutkan seperti ini hingga melempar kerikil pertama pada hari raya.
https://islamdag.ru/veroucheni